PULANG PISAU, TABALIEN.com – Tim SAR Gabungan menemukan korban tenggelam akibat kecelakaan kapal kelotok di Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan, Kecamatan Banama Tingang, Kabupaten Pulang Pisau, Jumat (19/6).
Korban bernama Lemiadi (15), warga Desa Sungai Batang, Kecamatan Permata Intan, Kabupaten Murung Raya. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar pukul 07.15 WIB.
Korban ditemukan sekitar 300 meter dari lokasi kejadian kecelakaan kapal. Penemuan tersebut terjadi pada hari ketiga pelaksanaan operasi pencarian.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA Ketut Alit Supartana, mengatakan tim menerima informasi dari warga yang melihat sosok manusia di sungai.
Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya kemudian memastikan informasi tersebut dan melakukan evakuasi korban.
“Korban berhasil ditemukan pada hari ketiga pelaksanaan operasi SAR. Selanjutnya korban dievakuasi menuju rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga. Dengan telah ditemukannya seluruh korban, operasi SAR resmi kami tutup dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing. Kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja sama selama operasi berlangsung,” ungkap Alit.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (17/6) sekitar pukul 09.10 WIB. Saat itu tiga orang berangkat menggunakan kapal kelotok untuk mengangkut kayu.
Ketika melintas di DAS Kahayan, kapal yang mereka tumpangi dilaporkan tenggelam. Dua orang berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi sungai, sedangkan Lemiadi tenggelam dan terbawa arus.
Operasi pencarian melibatkan Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, Polsek Banama Tingang, Koramil 1011-17/Banama Tingang, BPBD Kabupaten Pulang Pisau, Tagana Kabupaten Pulang Pisau, perangkat desa, serta masyarakat setempat.
Dengan ditemukannya korban, operasi SAR kecelakaan kapal kelotok di DAS Kahayan resmi ditutup.
