KUALA KURUN, TABALIEN.com- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Lelie, mengajak ibu hamil dan ibu yang memiliki balita untuk rutin membawa diri maupun anaknya ke pos pelayanan terpadu (posyandu). Ajakan ini disampaikan sebagai upaya menjaga kondisi kesehatan ibu dan anak agar terus terpantau.

“Kami minta ibu hamil dan ibu yang memiliki balita rajin datang ke posyandu. Dengan rutin melakukan pemeriksaan, maka kondisi kesehatan ibu dan anak dapat terus terpantau,” ucap Lelie, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, pemeriksaan secara rutin menjadi salah satu upaya untuk mencegah terjadinya stunting. Melalui posyandu, petugas kesehatan dapat memantau pertumbuhan dan perkembangan anak, termasuk berat badan, tinggi badan, serta kondisi kesehatan lainnya.

“Kegiatan posyandu penting itu untuk memantau kondisi kesehatan ibu selama masa kehamilan, sekaligus memantau tumbuh kembang anak sejak usia dini,” terangnya.

Lelie menjelaskan, apabila hasil pemantauan menemukan indikasi gangguan pertumbuhan maupun risiko stunting, petugas kesehatan diharapkan dapat segera mengambil upaya penanganan dan memberi pendampingan kepada ibu dan anak. Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini mengingatkan para ibu agar tidak ragu memanfaatkan layanan posyandu yang tersedia di lingkungan tempat tinggal.

Ia menuturkan, pencegahan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan peran aktif orang tua dan masyarakat. Kesadaran orang tua untuk rutin memeriksakan kesehatan ibu dan anak dinilai menjadi bagian penting dalam upaya tersebut.

Lelie menambahkan, pemeriksaan yang dilakukan secara berkala memungkinkan berbagai persoalan kesehatan diketahui lebih awal, sehingga penanganannya dapat dilakukan dengan cepat.

“Yang paling penting adalah jangan menunggu anak sakit atau kondisinya sudah parah baru diperiksa. Dengan rutin ke posyandu, kita bisa mengetahui perkembangan anak dan apabila ada masalah bisa segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Kredit Redaksi