Bocah 11 Tahun Tenggelam di Sungai Kapuas Dicari SAR
KAPUAS, TABALIEN.com – Tim SAR Gabungan melakukan operasi pencarian hari kedua terhadap Jio Norahito, bocah 11 tahun yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kapuas.
Korban dilaporkan hilang di RT 05 Desa Sei Hanyu, Kecamatan Kapuas Hulu, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah. Peristiwa itu terjadi pada Minggu, 7 Juni 2026, sekitar pukul 08.30 WIB.
Kejadian bermula saat korban berenang bersama rekan-rekannya di sekitar sungai. Setelah berenang, korban terakhir kali terlihat duduk di tepi sungai.
Namun, ketika temannya lengah dan menoleh kembali, korban sudah tidak berada di lokasi. Warga sekitar sempat melakukan pencarian mandiri.
Pencarian tersebut belum membuahkan hasil hingga malam hari. Pihak terkait kemudian menghubungi Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palangka Raya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, mengatakan tim rescue telah diberangkatkan ke lokasi. Tim dikerahkan untuk membantu pencarian korban di area sungai.
“Pagi ini, Senin (8/6) pukul 06.30 WIB, Tim SAR Gabungan telah melaksanakan briefing kesiapan personel dan alut. Tepat pukul 07.00 WIB, tim langsung bergerak melakukan penyisiran di area pencarian yang telah ditentukan,” jelas Alit, Senin, 8 Juni 2026.
Koordinator Lapangan Basarnas, Malik, mengatakan operasi pencarian difokuskan pada penyisiran air. Jika korban ditemukan, tim akan langsung melakukan evakuasi.
“Rencana operasi kami hari ini fokus pada penyisiran air. Jika korban berhasil ditemukan, tim akan langsung mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan terdekat sebelum diserahkan kepada pihak keluarga,” ungkap Malik, Senin, 8 Juni 2026.
Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, Polsek Kapuas Hulu, relawan Balakar 545 Kapuas, keluarga korban, dan masyarakat setempat.
Hingga berita ini diterbitkan, Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap korban di Sungai Kapuas.










