KASONGAN, TABALIEN.com – Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan memperkuat pembinaan mental dan spiritual warga binaan melalui kegiatan keagamaan yang menghadirkan guru sekaligus Pembina Yayasan Pondok Pesantren Manhajus Sholihin Kabupaten Katingan, Ustadz Achmad Arbani.
Dalam kegiatan tersebut, Achmad Arbani memberikan tausiah dan pembinaan keagamaan kepada warga binaan. Materi yang disampaikan berfokus pada penguatan nilai keagamaan yang moderat, toleran, dan mendukung kehidupan bermasyarakat yang harmonis.
Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya pembinaan mental dan spiritual di lingkungan pemasyarakatan. Pendekatan keagamaan diharapkan dapat membantu pembentukan karakter warga binaan selama menjalani masa pembinaan.
Selain memperkuat nilai keagamaan, pembinaan tersebut juga diarahkan untuk membentengi warga binaan dari pengaruh paham radikal dan intoleran yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.
Pendekatan yang digunakan mengedepankan metode humanis dan edukatif. Melalui kegiatan itu, pembinaan keagamaan diharapkan dapat membantu warga binaan membangun sikap toleran dan memperkuat kesiapan mereka untuk kembali ke masyarakat.
Kegiatan tersebut juga mengangkat nilai lokal Penyang Hinje Simpei yang memiliki makna hidup rukun, damai, saling menghormati, dan bergotong royong. Nilai tersebut dinilai sejalan dengan semangat moderasi beragama dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pembinaan spiritual di Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang kondusif sekaligus memperkuat proses pembinaan warga binaan secara berkelanjutan.
