KATINGAN, TABALIEN.com – Tim SAR Gabungan menemukan Aiptu Sumaryanto, personel Satresnarkoba Polres Katingan yang sebelumnya dinyatakan hilang pascainsiden penyerangan di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah.
Aiptu Sumaryanto ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di kawasan Rantau Asem, Minggu (5/7/2026). Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara Palangka Raya.
Aiptu Sumaryanto Ditemukan di Rantau Asem
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan jenazah Aiptu Sumaryanto akan dibawa ke RS Bhayangkara Palangka Raya.
“Iya, ke RS Bhayangkara Palangka Raya,” kata Dodik singkat saat dikonfirmasi, Minggu (5/7/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, menjelaskan penemuan korban terjadi pada hari keempat operasi SAR sekitar pukul 09.00 WIB.
Menurut Alit, Tim SAR Gabungan bergerak setelah menerima informasi dari masyarakat yang melihat jasad tersangkut kayu di DAS Katingan, Desa Rantau Asem. Lokasi penemuan berjarak sekitar 8 kilometer dari titik awal.
“Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban setelah menerima informasi dari masyarakat bahwa melihat jasad yang tersangkut kayu di DAS Katingan Desa Rantau Asem berjarak sekitar 8KM dari lokasi awal. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan langsung dievakuasi ke RS Bhayangkara,” ungkap Alit.
Dua Personel Hilang Telah Ditemukan
Aiptu Sumaryanto merupakan satu dari dua personel Satresnarkoba Polres Katingan yang dinyatakan hilang setelah operasi penggerebekan jaringan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kamis (2/7/2026) dini hari.
Sebelumnya, Bripda Nopandri Ramadhana ditemukan pada Sabtu (04/07/2026) pukul 15.55 WIB. Jenazahnya dibawa ke RS Bhayangkara untuk autopsi.
Dengan ditemukannya Aiptu Sumaryanto, dua anggota Polres Katingan yang sebelumnya hilang telah ditemukan seluruhnya pada hari keempat pencarian.
Peristiwa tersebut terjadi saat operasi penggerebekan terhadap terduga pelaku tindak pidana narkotika di Desa Tumbang Kalemei beberapa hari sebelumnya.
Operasi SAR Resmi Ditutup
Setelah seluruh korban ditemukan, Kantor SAR Palangka Raya menyatakan seluruh tahapan operasi SAR selesai dan resmi ditutup.
Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian meliputi Tim Rescue Kantor SAR Palangka Raya, SatBrimob Polda Kalteng, DitSabhara Polda Kalteng, DitPolairud Polda Kalteng, Inafis Polda Kalteng, Satpolairud Katingan, Polsek Katingan Tengah, Koramil 1019-04/Katingan Tengah, BPBD Kabupaten Katingan, serta masyarakat sekitar.
Hingga berita ini ditayangkan, detail kondisi jenazah belum dapat dipastikan. Konfirmasi lebih lanjut masih ditunggu dari pihak kepolisian.
