Kalteng Masuk Tiga Besar Luas Karhutla Nasional
PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Kalimantan Tengah menempati urutan ketiga dalam daftar provinsi dengan luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terbesar secara nasional pada 2025. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto saat menghadiri apel gabungan penanggulangan karhutla di Kantor Gubernur Kalteng, Rabu, 7 Agustus 2025.
“Kalteng, sementara kalau luasnya, nomor tiga. Nomor satu Kalbar, dua Riau, tiga Kalteng. Tetapi rata-rata tidak sampai 1.000 hektare, beda jauh sama tahun-tahun sebelumnya,” ujar Suharyanto.
Ia menyebut, pemerintah pusat menetapkan enam provinsi sebagai prioritas penanganan karhutla karena berada di atas lahan gambut. Enam provinsi tersebut yakni Sumatra Selatan, Jambi, Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.
“Kenapa enam provinsi? Karena semuanya lahan gambut,” jelasnya.

Menurut Suharyanto, meskipun wilayah dengan kebakaran terluas tahun ini tercatat di Nusa Tenggara Timur (NTT), penanganannya dinilai lebih sederhana dibandingkan wilayah gambut di Sumatra dan Kalimantan.
“Kalau yang terbakar itu lebih besar, itu sebenarnya bukan di Sumatra dan Kalimantan, tapi di NTT. Tetapi di sana tidak repot kita, karena di sana bukan lahan gambut. Jadi kalau kebakaran, datangkan hujan langsung mati, disiram water bombing langsung mati,” katanya.
Sebaliknya, karhutla di wilayah gambut seperti Kalteng memerlukan upaya pemadaman yang lebih intensif. Satgas darat harus memasukkan selang pemadam langsung ke dalam lapisan gambut agar api benar-benar padam.
“Kalau di sini (Kalteng) enggak. Kalau enggak terus satgas darat memasukkan selang ke dalam lahan gambut, baru padam,” ujar Suharyanto.
Pemerintah pusat, lanjutnya, akan terus memberikan perhatian khusus kepada enam provinsi tersebut setiap tahun, guna mengantisipasi dan menangani karhutla secara lebih efektif.
Ikuti Saluran Tabalien di:













