Kapuas Siaga Karhutla, Dinkes Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Asap
KUALA KAPUAS, TABALIEN.com – Pemerintah Kabupaten Kapuas meningkatkan siaga Karhutla menjelang musim kemarau tahun 2026. Langkah itu dilakukan melalui rapat koordinasi pengendalian kebakaran hutan dan lahan yang melibatkan sejumlah instansi terkait di Aula Bapperida Kabupaten Kapuas, Selasa, 12 Mei 2026.
Rapat tersebut membahas kesiapsiagaan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kabupaten Kapuas. Ancaman kabut asap dinilai menjadi perhatian serius karena berdampak langsung terhadap kesehatan masyarakat.
Kegiatan itu diikuti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, aparat kepolisian, TNI, perwakilan puskesmas, hingga relawan.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas turut ambil bagian dalam rapat koordinasi tersebut. Instansi itu menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menghadapi dampak kesehatan akibat Karhutla.
Asap kebakaran hutan dan lahan berpotensi menyebabkan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), iritasi mata dan kulit, serta memperburuk kondisi penderita asma dan penyakit paru-paru lainnya.
Dalam rapat itu, Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas menyusun sejumlah langkah siaga. Persiapan meliputi penyediaan masker cadangan, pengaktifan posko kesehatan darurat, serta pelatihan petugas puskesmas di wilayah rawan Karhutla.
Selain itu, sistem pelaporan cepat juga disiapkan agar masyarakat terdampak asap dapat segera memperoleh bantuan medis.
“Kami tidak bisa menunggu kebakaran terjadi baru bergerak. Kesiagaan harus dimulai dari sekarang karena nyawa masyarakat dipertaruhkan,” ujar perwakilan Dinas Kesehatan Kabupaten Kapuas, Selasa, 12 Mei 2026.
Koordinasi lintas sektor juga menjadi fokus utama dalam rapat kesiapsiagaan tersebut. Setiap instansi memiliki tugas berbeda saat Karhutla terjadi.
BPBD bertugas melakukan pemadaman dan penanganan darurat. Kepolisian dan TNI berperan dalam pengamanan wilayah serta membantu penanggulangan di lapangan.
Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup melakukan pemantauan titik panas dan kondisi lingkungan. Dinas Kesehatan bertanggung jawab memastikan masyarakat terdampak asap mendapatkan layanan kesehatan dengan cepat.
Pemerintah Kabupaten Kapuas berharap koordinasi antarlembaga dapat memperkuat kesiapan menghadapi potensi Karhutla selama musim kemarau.
Selain kesiapan pemerintah, masyarakat juga diminta ikut berperan aktif menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan maupun lahan.
Langkah antisipasi sejak dini dinilai penting untuk meminimalkan dampak Karhutla terhadap kesehatan, aktivitas masyarakat, dan kondisi lingkungan di Kabupaten Kapuas.







