PUPR Kalteng Imbau Angkutan Berat Patuhi Aturan Muatan
PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah mengimbau pengguna jalan mematuhi aturan lalu lintas selama perbaikan ruas Palangka Raya–Kuala Kurun berlangsung.
Perbaikan ruas jalan penghubung tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan kenyamanan pengguna jalan. Selama pekerjaan berjalan, pengguna jalan diminta mengikuti rambu sementara di sekitar lokasi proyek.
Kendaraan angkutan barang, terutama yang membawa muatan berat, juga diminta tidak melebihi kapasitas yang ditetapkan. Kepatuhan terhadap aturan muatan dinilai penting untuk menjaga kualitas konstruksi jalan dan mengurangi risiko kecelakaan lalu lintas.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah, Juni Gultom, mengatakan pemerintah provinsi terus mempercepat perbaikan ruas jalan tersebut. Ia menyebut akses transportasi yang aman dan lancar menjadi perhatian dalam pekerjaan ini.
“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus berupaya mempercepat perbaikan ruas Jalan Palangka Raya–Kuala Kurun agar dapat memberikan akses transportasi yang lebih aman, nyaman, dan lancar bagi masyarakat,” kata Juni.
Pengguna Jalan Diminta Ikuti Rambu
Juni meminta pengguna jalan, khususnya kendaraan angkutan barang, mematuhi rambu lalu lintas, batas kecepatan, dan ketentuan muatan. Menurutnya, kepatuhan semua pihak dibutuhkan agar pekerjaan tidak terganggu.
“Selama proses pekerjaan berlangsung, kami mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya kendaraan angkutan barang, untuk mematuhi rambu lalu lintas, batas kecepatan, serta ketentuan muatan sesuai aturan,” ujarnya.
Ia menilai kepatuhan itu berpengaruh terhadap kelancaran proyek dan umur konstruksi jalan. Jika kendaraan angkutan tidak mengikuti ketentuan, risiko kerusakan jalan dapat meningkat.
“Kepatuhan semua pihak sangat penting agar pekerjaan berjalan lancar dan kualitas jalan yang dibangun dapat bertahan lebih lama,” kata Juni.
Muatan Berat Diminta Tidak Melebihi Ketentuan
Juni juga menyebut peningkatan ruas jalan Palangka Raya–Kuala Kurun penting untuk mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Pembangunan jalan tersebut diharapkan mendukung pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah hulu.
“Peningkatan ruas jalan ini sangat penting untuk menunjang mobilitas masyarakat dan distribusi logistik. Kami berharap pembangunan ini dapat mendorong pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di wilayah hulu,” ucapnya.
Terkait kendaraan angkutan berat, Juni meminta perusahaan angkutan dan pihak terkait lebih berhati-hati selama jalan masih dalam proses pekerjaan. Menurutnya, kelancaran barang dan jasa bagi masyarakat tetap menjadi perhatian.
“Artinya dalam under construction itu angkutan juga masih harus hati-hati sekali. Karena yang kita utamakan adalah untuk kelancaran barang dan jasa di tingkat masyarakat,” jelas Juni.
Ia juga menyinggung batas muatan kendaraan. Juni mengingatkan adanya risiko jika kendaraan dipaksakan membawa muatan di atas 8 ton.
“Kami khawatir apabila dipaksakan dengan muatan di atas 8 ton, kekhawatiran bisa menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Saya kira semua stakeholder industri harus memenuhi aturan yang sudah disiapkan,” ungkapnya.
Pemerintah mengajak perusahaan angkutan dan masyarakat mendukung kelancaran proyek dengan menjaga ketertiban selama masa pekerjaan. Perbaikan ruas Palangka Raya–Kuala Kurun diharapkan memberi manfaat bagi konektivitas dan aktivitas ekonomi di Kalimantan Tengah.










