Satpol PP Palangka Raya Perkuat Posko GDAN di Puntun

satpol PP Kota Palangka Raya, Berlianto, menyatakan kesiapan Satpol PP mendukung operasional Posko Terpadu GDAN di kawasan Puntun, Selasa, 2 Juni 2026.

PALANGKA RAYA, TABALIEN.comSatpol PP Palangka Raya menyatakan siap memperkuat operasional Posko Terpadu Gerakan Dayak Anti Narkoba atau GDAN di kawasan Puntun, Kecamatan Pahandut.

Kesiapan itu disampaikan untuk mendukung gerakan pemberantasan narkoba yang digagas elemen masyarakat bersama pemerintah daerah. Posko tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam membersihkan kawasan Puntun dari peredaran gelap narkotika.

Kasatpol PP Kota Palangka Raya, Berlianto, mengatakan pihaknya siap menerjunkan personel untuk membantu tugas pengamanan dan pengawasan di lapangan.

“Kami dari Satpol PP siap menerjunkan personel untuk membackup dan bergabung dalam tugas-tugas operasional di Posko Terpadu GDAN,” ujar Berlianto, Selasa, 2 Juni 2026.

Menurut Berlianto, penempatan personel akan menyesuaikan kebutuhan teknis di lapangan. Petugas dapat dilibatkan dalam patroli rutin maupun penjagaan stasioner di area posko.

Kehadiran Satpol PP Palangka Raya diharapkan memperkuat pengamanan pada titik-titik rawan. Sinergi antara Satpol PP, organisasi masyarakat, dan aparat penegak hukum juga dinilai penting untuk menjaga ketertiban umum.

Pemko Palangka Raya turut mematangkan strategi pemberantasan narkoba melalui penguatan peran lintas perangkat daerah. Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, menegaskan perang melawan narkoba membutuhkan kerja bersama.

Ia menyebut tiga perangkat daerah akan menjadi ujung tombak pencegahan dan penanganan narkoba. Ketiganya adalah Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pendidikan.

“Penguatan peran ketiga dinas ini menjadi langkah konkret agar penanggulangan narkoba tidak hanya berfokus pada penegakan hukum, tetapi juga pada aspek preventif dan rehabilitatif,” kata Zaini, Selasa, 2 Juni 2026.

Zaini menilai ancaman narkoba kini menyasar berbagai kelompok usia. Karena itu, seluruh elemen birokrasi perlu bergerak aktif dan tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum.

“Kita tidak bisa lagi menggunakan cara-cara biasa. Tiga PD ini akan mengambil peran penting dan berada di garda terdepan dalam upaya perang melawan narkoba di Palangka Raya,” ujarnya.

Dinas Pendidikan diminta memperkuat pengawasan di sekolah. Edukasi bahaya narkoba juga perlu diperluas kepada para pelajar.

Dinas Kesehatan diarahkan mengoptimalkan layanan fasilitas kesehatan dasar dan rehabilitasi medis. Sementara itu, Dinas Sosial akan menangani rehabilitasi sosial, pendampingan korban, dan penguatan ketahanan keluarga.

Zaini berharap ketiga dinas segera menyusun program kerja terpadu. Sosialisasi juga diharapkan menjangkau kelurahan hingga rukun tetangga.

Avatar photo
Avatar photo