WFH Nasional, DPRD Seruyan Belum Terima Informasi Resmi
SERUYAN, TABALIEN.com – Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi menyatakan pihaknya belum menerima informasi resmi terkait wacana penerapan Work From Home (WFH) yang disebut-sebut muncul akibat dinamika geopolitik global. Pernyataan itu disampaikan Harsandi saat dimintai tanggapan mengenai kemungkinan kebijakan tersebut berdampak pada pemerintah daerah, Senin (30/03/2026).
Harsandi mengatakan hingga kini DPRD Seruyan belum memperoleh pemberitahuan atau arahan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan mengenai rencana kebijakan tersebut.
“Hingga saat ini kami dari DPRD Seruyan belum menerima informasi terkait hal itu, sehingga kami belum bisa memberikan banyak komentar,” ujarnya.
Meski demikian, ia menegaskan DPRD Seruyan siap berkoordinasi dengan pemerintah daerah apabila kebijakan tersebut benar-benar diterapkan di daerah.
Menurutnya, komunikasi antara legislatif dan eksekutif diperlukan untuk merumuskan langkah-langkah mitigasi serta memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal.
“Apabila wacana tersebut nantinya terealisasi, kami tentu akan berkoordinasi dengan pemerintah untuk membahas langkah-langkah mitigasi yang diperlukan,” katanya.
Harsandi berharap kebijakan apa pun yang nantinya diambil tidak mengganggu kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Seruyan.
Ia menilai stabilitas pelayanan publik tetap penting, terutama ketika pemerintah daerah sedang memfokuskan pembangunan infrastruktur guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.













