BPS: Penanggulangan Kemiskinan Harus Terpadu
PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Palangka Raya, Amos Adam Residul, menegaskan bahwa penanggulangan kemiskinan harus dilakukan secara menyeluruh dan terintegrasi. Pernyataan ini ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan di Aula Peteng Karuhei II, Kantor Wali Kota Palangka Raya, Senin (7/7/2025).
Amos menjelaskan, meskipun tingkat kemiskinan di Palangka Raya tergolong rendah dibanding daerah lain di Kalimantan Tengah, tantangan yang dihadapi masih kompleks. “Jumlah penduduk miskin berdasarkan Susenas 2024 mencapai 10,7 ribu jiwa atau 3,52 persen. Ini termasuk yang terendah, tapi tetap perlu perhatian,” ujarnya.
Ia menyebutkan, hambatan utama dalam pengentasan kemiskinan terletak pada aspek sumber daya manusia. Data menunjukkan sekitar 54 persen penduduk miskin hanya tamat SD dan SMP, yang berpengaruh pada peluang kerja dan kemampuan memperoleh penghasilan sesuai Upah Minimum Regional (UMR).
“Persoalan kemiskinan tidak bisa dilihat dari satu sisi. Ini menyangkut pendidikan, keterampilan, akses, bahkan perilaku masyarakat. Pendekatannya harus menyeluruh dan lintas sektor,” jelas Amos.

Ia juga menyoroti pentingnya penguasaan keterampilan kerja. Banyak warga miskin kesulitan bersaing di pasar kerja karena tidak memiliki keahlian relevan, dan sebagian lainnya mengalami hambatan karena rendahnya motivasi atau semangat kerja.
Menurutnya, pengambilan kebijakan harus berbasis data yang valid dan mutakhir. “BPS siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyediakan data dan analisis akurat sebagai dasar perencanaan program,” tambahnya.
Amos berharap Rakor ini menjadi momentum untuk menyusun strategi yang lebih terarah dan berdampak nyata. Ia menekankan bahwa upaya pengentasan kemiskinan memerlukan peran aktif dari semua pihak—pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat.
“Statistik yang kami rilis bukan sekadar angka. Di balik setiap persentase, ada kehidupan nyata yang membutuhkan perhatian dan tindakan konkret dari kita semua,” pungkasnya.











