DPRD Soroti Kekosongan Guru Bahasa Inggris SDN 8 Menteng Palangka Raya
PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Kekosongan guru SDN 8 Menteng menjadi perhatian DPRD Kota Palangka Raya setelah ditemukan dalam kegiatan reses anggota dewan di Daerah Pemilihan II. Persoalan tersebut berkaitan dengan tidak adanya guru Bahasa Inggris di sekolah itu selama beberapa bulan terakhir.
Wakil Ketua Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Salundik, mengatakan informasi tersebut disampaikan langsung oleh pihak sekolah melalui ketua komite saat kegiatan reses.
“Informasi dari Ketua Komite, sudah beberapa bulan ini tidak ada guru Bahasa Inggris di SDN 8 Menteng,” ujar Salundik, Rabu, 15 April 2026.
Menurutnya, indikasi awal kekosongan tenaga pengajar itu terjadi setelah guru sebelumnya memasuki masa pensiun. Hingga kini, posisi tersebut belum terisi kembali oleh tenaga pengajar baru.
Akibat kondisi itu, pihak sekolah mengambil langkah sementara agar kegiatan belajar tetap berjalan. Sekolah mendatangkan tenaga pengajar secara mandiri melalui skema iuran dari orang tua siswa.
“Untuk sementara mereka melakukan iuran untuk memanggil guru. Ini hanya solusi sementara,” kata Salundik.
Ia menilai kebutuhan guru di sekolah tersebut cukup mendesak. SDN 8 Menteng diketahui memiliki sekitar 552 siswa sehingga memerlukan tenaga pengajar yang memadai.
Karena itu, DPRD Kota Palangka Raya meminta Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya segera menindaklanjuti persoalan tersebut. Salah satu langkah yang bisa dilakukan ialah berkoordinasi dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).
“Harus dilihat peta jabatan. Siapa tahu ada guru Bahasa Inggris di sekolah lain yang bisa dipindahkan sementara ke sana,” jelasnya.
Salundik menambahkan, pembahasan lebih lanjut mengenai kekosongan guru SDN 8 Menteng akan menjadi bagian dari pembahasan di Komisi III DPRD Kota Palangka Raya yang membidangi pendidikan.
“Pendalaman nanti di Komisi III, karena itu mitra kerjanya,” pungkasnya.







