BMKG Ingatkan Waspada Bencana Hidrometeorologi di Kalteng
PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi hujan intensitas sedang hingga lebat yang disertai petir dan angin kencang di seluruh wilayah Kalimantan Tengah pada Minggu (22/03/2026).
Kondisi ini dipicu adanya belokan dan perlambatan angin atau konvergensi, yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan secara signifikan. Labilitas atmosfer lokal yang kuat turut mendukung terbentuknya awan konvektif dengan durasi hujan singkat namun berintensitas tinggi.
Wilayah terdampak mencakup Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, Lamandau, Sukamara, Seruyan, Katingan, hingga Kota Palangka Raya. Selain itu, kabupaten di wilayah aliran barito dan DAS Kahayan seperti Kapuas dan Pulang Pisau juga masuk dalam zona waspada.
BMKG mengingatkan, cuaca ekstrem ini dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang. Masyarakat diminta menjauhi area terbuka saat terjadi petir dan menghindari berteduh di bawah pohon besar atau baliho.
Memasuki periode 23/03/2026 hingga 24/03/2026, BMKG tidak mencatat adanya potensi hujan lebat secara merata di Bumi Tambun Bungai. Meski demikian, potensi hujan lokal yang terjadi secara tiba-tiba pada siang hingga sore hari tetap perlu diantisipasi.
“Potensi hujan lokal masih bisa terjadi, terutama pada siang hingga sore hari, dan dapat disertai petir serta angin kencang,” tulis pihak BMKG dalam keterangan resminya.
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi perkembangan cuaca melalui kanal resmi atau layanan informasi 24 jam yang disediakan Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut. Langkah ini penting guna meminimalisir risiko kerugian materiil maupun korban jiwa akibat cuaca buruk.










