Silaturahmi dengan Tokoh HKBP, Fairid Tekankan Nilai Keberagaman Palangka Raya
PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Pasangan calon Walikota dan Wakil Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin dan Achmad Zaini, kembali menunjukkan komitmen mereka dalam menjalin hubungan baik dengan seluruh elemen masyarakat. Kali ini, mereka menghadiri undangan silaturahmi yang disampaikan oleh para tokoh agama, khususnya pendeta Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) yang ada di Palangka Raya.
“Saya menyampaikan ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada tokoh masyarakat yang sudah mengundang saya untuk berdialog sekaligus bersilaturahmi,” ungkap Fairid dengan penuh apresiasi di awal pertemuan.
Dalam kesempatan tersebut, Fairid menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai luhur yang telah lama tertanam dalam masyarakat Palangkaraya. “Kota Palangka Raya memiliki falsafah huma betang yang mencerminkan nilai gotong royong, kebersamaan, toleransi, kerukunan, dan hidup berdampingan,” jelasnya.
Calon petahana ini juga menyinggung tentang pentingnya beradaptasi dengan lingkungan sekitar. “Setiap orang tentunya akan beradaptasi dan mengikuti situasi dan kondisi di mana tempat tinggal. Seperti peribahasa, ‘Di mana Bumi Dipijak, Di situ Langit Dijunjung’,” tambahnya, menekankan pentingnya menghormati kearifan lokal.

Fairid juga menyoroti pencapaiannya selama menjabat sebagai Walikota Palangka Raya. “Selama saya menjabat sebagai Walikota Palangka Raya lima tahun yang lalu, saya selalu menjaga kondusifitas,” ujarnya, menegaskan komitmennya terhadap keamanan dan ketertiban kota.
Dalam pertemuan ini, Fairid tidak lupa menyampaikan dukungan politik yang dimiliki pasangan Fairid-Zaini. “Kami diusung oleh 14 partai politik dengan jumlah 20 kursi DPRD hasil Pileg 2024 kemarin,” ungkapnya, menunjukkan besarnya dukungan yang mereka miliki.
Fairid juga mengungkapkan rasa bangganya terhadap keberagaman penduduk Palangka Raya, khususnya menyoroti kontribusi masyarakat asal Sumatera Utara.
“Saya merasa bangga karena banyak penduduk kota Palangka Raya yang berasal dari Sumatera Utara. Bahkan di pemerintahan pun tidak sedikit jajaran yang berasal dari Sumatera Utara,” tuturnya, menggambarkan keberagaman yang memperkaya kota ini.
Mengakhiri pertemuan, Fairid meminta dukungan doa dari para tokoh agama. “Kami juga tidak lupa meminta doa kepada seluruh tokoh pemuka agama untuk pasangan Fairid-Zaini yang ingin melanjutkan pembangunan Kota Palangka Raya menjadi lebih baik lagi ke depan,” tutupnya.
Pertemuan ini menjadi bukti komitmen pasangan Fairid-Zaini dalam membangun komunikasi yang inklusif dengan seluruh elemen masyarakat Palangkaraya. Dengan mengedepankan nilai-nilai keberagaman dan toleransi, mereka berharap dapat melanjutkan pembangunan Kota Palangka Raya yang lebih baik dan berkeadilan bagi seluruh warganya.











