SEMARANG, TABALIEN.com – Ketua Ikatan Penulis dan Jurnalis Indonesia (IPJI) Kalimantan Tengah, Pickrol Hidayat, mengapresiasi pelaksanaan Media Gathering PAMA Group 2026 yang memadukan kegiatan silaturahmi insan pers dengan edukasi lingkungan dan aksi konservasi.
Menurut Pickrol, kegiatan yang melibatkan perusahaan, akademisi, dan media tersebut memberikan nilai positif karena tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menghadirkan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat.
“Kami mengapresiasi upaya PAMA Group yang tidak hanya menjadikan media sebagai mitra publikasi, tetapi juga melibatkan insan pers dalam kegiatan yang memiliki nilai edukasi dan kepedulian lingkungan. Kolaborasi seperti ini penting untuk membangun kesadaran bersama mengenai isu keberlanjutan,” ujarnya.
Media Gathering PAMA Group 2026 digelar di Semarang dengan rangkaian kegiatan diskusi, edukasi lingkungan, dan penanaman 2.000 bibit mangrove di kawasan pesisir Mangunharjo.
Kegiatan tersebut melibatkan manajemen PAMA, wartawan dari berbagai media, akademisi Universitas Negeri Semarang (UNNES), serta pegiat lingkungan.
Pickrol menilai insan pers memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat, terutama terkait isu lingkungan dan perubahan iklim.
“Insan pers bukan hanya penyampai informasi, tetapi juga memiliki tanggung jawab moral dalam mendorong literasi lingkungan. Karena itu, kegiatan yang mempertemukan dunia usaha, akademisi, dan media menjadi ruang yang baik untuk memperkuat pemahaman bersama.”
Meski demikian, IPJI Kalimantan Tengah mengingatkan bahwa hubungan antara perusahaan dan media harus tetap dibangun berdasarkan profesionalisme, independensi, dan keterbukaan informasi.
“Kemitraan yang sehat adalah ketika media tetap menjalankan fungsi kontrol sosial secara independen, sementara perusahaan membuka ruang komunikasi yang transparan. Dengan demikian, kepercayaan publik dapat terjaga.”
IPJI Kalimantan Tengah juga berharap kegiatan serupa tidak berhenti sebagai agenda tahunan semata. Aksi penanaman mangrove dinilai perlu diikuti pemantauan dan perawatan agar memberikan dampak lingkungan yang berkelanjutan.
Selain itu, organisasi profesi tersebut mendorong adanya penguatan kapasitas jurnalis melalui pelatihan jurnalisme lingkungan, perubahan iklim, dan peliputan isu keberlanjutan.
Pickrol juga berharap kolaborasi dunia usaha dan media dapat diperluas hingga daerah-daerah, termasuk Kalimantan Tengah yang juga menghadapi berbagai tantangan lingkungan.
Menurutnya, pelibatan jurnalis daerah, komunitas lokal, dan kalangan akademisi akan memperkuat edukasi publik mengenai konservasi dan keberlanjutan.
Media Gathering PAMA Group 2026 sendiri mengusung semangat kolaborasi untuk keberlanjutan melalui sinergi antara dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat dalam mendukung pelestarian lingkungan.
IPJI Apresiasi Edukasi Lingkungan
IPJI Kalimantan Tengah menilai kegiatan yang memadukan media gathering dan konservasi memiliki manfaat bagi masyarakat.
Hubungan perusahaan dan media dinilai harus tetap berjalan berdasarkan profesionalisme dan keterbukaan informasi.
IPJI berharap edukasi lingkungan dan penguatan kapasitas jurnalis dapat diperluas ke daerah-daerah.
