Gubernur Agustiar Sabran Bahas Sinergi Pers di Kalimantan Tengah
PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menggelar pertemuan bersama insan pers di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, Jumat, 17 April 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pers Kalteng sekaligus membahas perkembangan pembangunan daerah.
Forum tersebut dihadiri Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Penjabat Sekretaris Daerah Linae Victoria Aden, serta jajaran perangkat daerah. Sejumlah jurnalis dari media cetak dan elektronik juga mengikuti dialog tersebut.
Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Tengah Linae Victoria Aden menjelaskan pertemuan itu merupakan agenda komunikasi antara pemerintah daerah dan media. Pemerintah menilai peran pers penting dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat.
“Pertemuan ini sudah berlangsung untuk kelima kalinya. Ini menunjukkan komitmen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menjaga komunikasi terbuka dengan insan pers,” ujar Linae Victoria Aden, Jumat, 17 April 2026.
Ia menambahkan media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi pembangunan secara objektif dan transparan. Dukungan media dinilai membantu masyarakat memahami program pemerintah daerah.
Plt. Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah, Rangga Lesmana, mengatakan forum tersebut juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan jurnalis. Gubernur memanfaatkan kesempatan itu untuk mendengar masukan dari media.
“Hari ini Bapak Gubernur ingin berdiskusi dan mendengarkan langsung pandangan rekan-rekan pers di lapangan,” ujar Rangga Lesmana, Jumat, 17 April 2026.
Ia menambahkan pemerintah daerah tetap menjalankan sejumlah program prioritas meski menghadapi kebijakan efisiensi anggaran. Program tersebut difokuskan pada sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, sosial, dan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Rangga juga menyampaikan hasil evaluasi awal program Kartu Huma Betang Sejahtera. Berdasarkan verifikasi dan validasi data penerima manfaat, ditemukan sekitar 40 persen penerima dinilai tidak memenuhi kriteria.
“Temuan ini menjadi bahan evaluasi agar program ke depan benar-benar tepat sasaran,” kata Rangga.
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menegaskan komitmennya membangun daerah dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Ia menyatakan pemerintah daerah terbuka terhadap berbagai masukan dari masyarakat dan media.
“Kami bekerja untuk seluruh masyarakat Kalimantan Tengah tanpa membedakan latar belakang. Komunikasi terbuka penting untuk memastikan pembangunan berjalan adil,” ujar Agustiar Sabran, Jumat, 17 April 2026.
Pertemuan tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah dan Staf Khusus Gubernur Kalimantan Tengah Herson B. Aden. Pemerintah daerah berharap dialog rutin dengan media dapat memperkuat penyampaian informasi pembangunan kepada masyarakat di Provinsi Kalimantan Tengah.










