DPRD Palangka Raya Dukung Efisiensi Anggaran dan Konsolidasi Pengadaan
PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – DPRD Kota Palangka Raya menyatakan dukungan terhadap kebijakan Efisiensi Anggaran Palangka Raya yang diterapkan Pemerintah Kota Palangka Raya melalui konsolidasi pengadaan barang dan jasa. Kebijakan ini dinilai menjadi salah satu strategi untuk menjaga efektivitas penggunaan anggaran daerah pada 2026.
Anggota Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Hatir Sata Tarigan, mengatakan efisiensi anggaran merupakan langkah yang perlu dilakukan pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerah saat ini.
“Kami pada prinsipnya mendukung upaya efisiensi yang dilakukan pemerintah kota karena ini menjadi kebutuhan dalam pengelolaan anggaran,” ujar Hatir Sata Tarigan, Selasa, 21 April 2025.
Menurutnya, konsolidasi pengadaan barang dan jasa dapat membantu menekan pengeluaran yang tidak bersifat prioritas. Dengan cara itu, program pembangunan yang telah direncanakan tetap dapat berjalan.
Hatir menjelaskan DPRD Kota Palangka Raya sebelumnya juga telah mendorong rasionalisasi belanja daerah saat pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Rasionalisasi dilakukan terutama pada pos belanja yang masih memungkinkan untuk dikurangi.
“Belanja yang tidak terlalu mendesak, seperti makan minum atau pengadaan barang yang masih layak digunakan, sudah kami tekan sejak awal pembahasan,” ujar Hatir Sata Tarigan, Selasa, 21 April 2025.
Selain itu, sejumlah rencana pengadaan yang belum mendesak juga diputuskan untuk ditunda. Langkah tersebut diambil agar penggunaan anggaran daerah menjadi lebih efektif dan tepat sasaran.
Ia menambahkan kebijakan Efisiensi Anggaran Palangka Raya juga merupakan bagian dari penyesuaian terhadap kondisi ekonomi yang lebih luas. Menurutnya, kebijakan efisiensi tidak hanya dilakukan di tingkat daerah, tetapi juga di tingkat nasional.
“Efisiensi ini tidak hanya terjadi di daerah kita, tetapi juga secara nasional bahkan global, sehingga pemerintah daerah perlu menyesuaikan,” ujar Hatir Sata Tarigan, Selasa, 21 April 2025.
Hatir menekankan kebijakan efisiensi tidak boleh berdampak pada berkurangnya program pembangunan yang menyentuh masyarakat. Ia berharap penghematan dari belanja internal dapat dialihkan untuk mendukung program prioritas pemerintah daerah.
Menurutnya, anggaran yang dihemat melalui pengurangan belanja internal perlu difokuskan pada program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kota Palangka Raya.
Dengan pendekatan tersebut, DPRD Kota Palangka Raya berharap kebijakan Efisiensi Anggaran Palangka Raya tetap menjaga keberlanjutan pembangunan sekaligus meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan daerah.








