Gubernur Kalteng Tegaskan Jalan PBS dari Konsorsium

Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menjawab pertanyaan wartawan usai menghadiri kegiatan di Palangka Raya, Senin (11/8/2025).

PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran memastikan pembangunan jalan trase khusus untuk perusahaan besar swasta (PBS) akan dibiayai melalui dana konsorsium, bukan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Pembangunan jalan ini direncanakan untuk mencegah kerusakan pada ruas jalan Palangka Raya–Kuala Kurun akibat kendaraan bertonase besar. Jalur khusus tersebut akan menghubungkan Kabupaten Gunung Mas dengan Kabupaten Kapuas.

“PBS kita usahakan, dulu sudah beberapa kali kita adakan pertemuan. Kita usahakan konsorsium, tetapi mereka belum berjalan,” kata Agustiar di Universitas Palangka Raya, Senin, 11 Agustus 2025. Ia menegaskan skema pembangunan ini bersifat business to business (B to B).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kalteng Juni Gultom menjelaskan, pihaknya telah menyiapkan rencana pembangunan jalan sepanjang 100 kilometer yang akan menjadi jalur khusus kendaraan industri non-umum seperti pertambangan, perkebunan, dan kehutanan. Jalan ini akan dibangun di lahan baru dan mengintegrasikan jalur yang sudah ada di area konsesi perusahaan.

“Integrasinya dilakukan dengan jalan holding yang sudah ada, menghubungkan dengan ruas-ruas sebelumnya,” ujarnya, Jumat, 25 Juli 2025.

Rencana tersebut muncul setelah maraknya kendaraan over dimension over load (ODOL) yang melintas di jalan provinsi dan menyebabkan kerusakan. “Semoga cepat terwujud sehingga kendaraan industri tidak lagi menggunakan jalan negara,” tambah Juni.