Syaufwan Hadi Soroti Daya Saing Palangka Raya dalam IDSD 2025

Syaufwan Hadi menyampaikan pandangannya terkait capaian indeks daya saing daerah Kota Palangka Raya di Palangka Raya, Kamis, 16 April 2026.

PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Kota Palangka Raya masuk dalam daftar 13 kota paling maju di luar Pulau Jawa berdasarkan Indeks Daya Saing Daerah tahun 2025. Capaian tersebut menjadi indikator perkembangan Daya Saing Palangka Raya dalam pembangunan daerah.

Apresiasi atas pencapaian itu disampaikan Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi. Ia menilai posisi tersebut mencerminkan upaya pemerintah daerah bersama masyarakat dalam mendorong pembangunan yang berkelanjutan.

Menurut Syaufwan, masuknya Palangka Raya dalam peringkat tersebut menunjukkan arah pembangunan daerah berjalan positif dan mampu bersaing secara nasional.

“Masuknya Palangka Raya dalam daftar tersebut menjadi indikator positif jika arah pembangunan daerah berjalan baik dan mampu bersaing secara nasional,” ujar Syaufwan Hadi, Kamis, 16 April 2026.

Meski demikian, ia mengingatkan capaian itu tidak boleh membuat pemerintah daerah berhenti melakukan pembenahan. Ia menilai sejumlah sektor masih perlu diperkuat agar Daya Saing Palangka Raya terus meningkat.

Beberapa aspek yang disebut perlu mendapat perhatian antara lain efisiensi pasar tenaga kerja serta penguatan inovasi daerah. Kedua sektor itu dinilai berperan dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah.

“Tentunya masih ada beberapa aspek yang perlu dibenahi, seperti efisiensi pasar tenaga kerja dan penguatan inovasi daerah agar ke depan Palangka Raya bisa naik peringkat,” kata Syaufwan Hadi, Kamis, 16 April 2026.

Selain itu, Syaufwan juga mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya untuk terus membuka peluang investasi. Ia menilai iklim usaha yang kondusif dapat mendorong pertumbuhan ekonomi serta memperkuat Daya Saing Palangka Raya.

Ia menambahkan, DPRD akan terus menjalankan fungsi pengawasan dan penganggaran untuk mendukung program pembangunan yang dijalankan pemerintah daerah.

“Kami berharap capaian ini tidak berhenti pada angka indeks, tetapi manfaatnya dirasakan masyarakat melalui peningkatan kesejahteraan dan pelayanan publik,” pungkasnya.