Harga Ayam Naik, Pemkot Palangka Raya Gelar Operasi Pasar
PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Pemerintah Kota Palangka Raya menggelar operasi pasar murah ayam broiler bersubsidi di tiga lokasi pasar mulai Selasa (17/03/2026) hingga Kamis (20/03/2026), sebagai respons atas tren kenaikan harga ayam potong menjelang Idulfitri 1447 H.
Operasi pasar digelar di Pasar Besar, Pasar Kahayan, dan Pasar Rajawali Kota Palangka Raya. Kegiatan ini melibatkan tim Satgas Pangan dan dikoordinasikan oleh Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian (DPKUKMP) Kota Palangka Raya.
Pelaksana Tugas Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya, Samsul Rizal, menyampaikan, langkah ini diambil untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan di tengah lonjakan permintaan jelang hari raya.
“Kami ingin masyarakat bisa memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau. Menjelang hari besar keagamaan biasanya permintaan cenderung meningkat dan berpotensi memicu kenaikan harga,” ujar Samsul, Selasa (17/03/2026).
Skema subsidi dirancang dengan menanggung selisih antara harga pasar dan Harga Eceran Tertinggi (HET), sehingga pedagang tetap dapat menjual ayam sesuai ketentuan pemerintah.
“Misalnya harga di pasar mencapai Rp45 ribu per kilogram, maka selisihnya akan dibantu pemerintah agar pedagang tetap menjual sesuai HET,” jelasnya.
Untuk komoditas lain seperti cabai, Samsul menyebut harga masih relatif stabil meski berada pada level tinggi. Stok bahan pokok lainnya, mencakup beras, bawang, telur, dan daging, juga dipastikan dalam kondisi aman.
Ketersediaan pangan diperkirakan mampu mencukupi kebutuhan masyarakat hingga satu hingga dua bulan pascaLebaran. Karena itu, masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian berlebihan yang dapat memicu kelangkaan di pasaran.
Samsul berharap langkah ini mampu menjaga kestabilan harga bahan pokok sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan selama dan setelah perayaan Idulfitri 1447 H.





