Hari Primata Indonesia dan Ancaman Kepunahan

Orangutan di Taman Nasional Sebangau. Foto: MMC Kalteng

PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Indonesia memperingati Hari Primata Indonesia setiap Kamis (29/01/2026) sebagai upaya meningkatkan kesadaran publik akan pentingnya keberadaan primata di alam liar serta perannya bagi keseimbangan ekosistem hutan.

Peringatan Hari Primata Indonesia digelar untuk mengedukasi masyarakat mengenai fungsi primata sebagai penyebar biji alami, berkontribusi langsung terhadap regenerasi hutan dan keberlanjutan lingkungan hidup.

Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan keanekaragaman primata tertinggi di dunia. Kekayaan hayati ini menjadikan perlindungan primata sebagai bagian penting dalam menjaga ekosistem hutan tropis.

Namun, keberadaan primata di Indonesia masih menghadapi ancaman serius. Kerusakan habitat akibat alih fungsi lahan, perburuan liar, serta perdagangan satwa ilegal terus menekan populasi primata di berbagai wilayah.

Tekanan tersebut menyebabkan banyak spesies primata masuk dalam kategori terancam punah dan memerlukan perlindungan khusus dari berbagai pihak.

Melalui peringatan ini, pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, akademisi, serta komunitas pecinta lingkungan didorong memperkuat kolaborasi dalam upaya konservasi dan perlindungan habitat alami primata.

Masyarakat juga diajak berperan aktif menjaga keberlangsungan primata, antara lain dengan tidak memelihara satwa liar, mendukung program konservasi, dan menyebarkan edukasi lingkungan.

Upaya bersama diharapkan mampu menjaga kelestarian primata Indonesia sekaligus memastikan keberlanjutan ekosistem hutan bagi generasi mendatang.