Warga Hiu Putih Resah Anjing Curi Barang

Seekor anjing peliharaan terlihat agresif saat berkeliaran di lingkungan pemukiman warga Jalan Hiu Putih VIIA, Palangka Raya. Hewan ini dilaporkan kerap mencuri barang milik tetangga tanpa pengawasan dari pemiliknya.

PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Warga Jalan Hiu Putih VIIA Gang Aman, Kelurahan Bukit Tunggal, Palangka Raya mengaku resah akibat seekor anjing peliharaan yang sering mencuri barang milik tetangga seperti sandal dan sepatu.

Masalah ini telah berlangsung selama beberapa bulan, namun pemilik anjing tidak menunjukkan itikad baik untuk mengatasinya. Anjing tersebut kerap dilepas tanpa pengawasan, terutama pada malam hari, sehingga bebas masuk ke pekarangan warga.

“Sudah berulang kali sepatu dan sandal kami hilang karena diambil anjing itu. Pemiliknya hanya menaruh barang di depan rumahnya, seolah menyuruh kami mengambil sendiri,” ujar Fandi, salah satu warga yang menjadi korban, Jumat (8/8/2025).

Menurut Fandi, pemilik seharusnya bertanggung jawab penuh atas perilaku hewan peliharaannya, termasuk mengembalikan langsung barang-barang yang diambil anjingnya.

Warga sekitar telah beberapa kali menegur pemilik agar lebih bertanggung jawab, namun tidak diindahkan. Bahkan, alih-alih mengurung atau merantai anjingnya, pemilik justru sengaja melepas hewan itu saat malam hari.

“Kami sudah menyampaikan berkali-kali supaya anjingnya dikandangkan atau dirantai. Tapi malah dilepas saat malam, jadi makin leluasa ambil barang orang,” lanjut Fandi.

Aksi anjing yang terus berulang ini menimbulkan keresahan dan ketegangan di lingkungan sekitar, karena banyak tetangga merasa dirugikan. Sikap acuh dari pemilik anjing juga dinilai mencerminkan kurangnya kepedulian terhadap kenyamanan bersama.

Merasa sudah cukup bersabar, Fandi bersama sejumlah warga akhirnya melaporkan kejadian ini kepada Ketua RT setempat untuk ditindaklanjuti secara resmi.

“Kami sudah lapor ke Pak RT. Harus ada sanksi tegas agar pemilik anjing tidak mengulangi kelalaiannya,” tegas Fandi.

Pihak RT hingga saat ini belum memberikan pernyataan resmi, namun warga berharap masalah ini dapat segera diselesaikan demi menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan.

Ikuti Saluran Tabalien di: