Logo Kategori

KUALA PEMBUANG, TABALIEN.com – Ketua DPRD Seruyan, Zuli Eko Prasetyo, meminta Pemerintah Kabupaten Seruyan memperkuat mitigasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pemetaan wilayah rawan serta penyediaan sarana pemadaman yang memadai, Rabu (21/10/2026)

Menurutnya, ancaman musim kemarau panjang yang dipicu fenomena El Nino perlu diantisipasi sejak dini, terutama di kawasan perkebunan dan pertanian milik masyarakat. Langkah pencegahan dinilai penting untuk menekan risiko kebakaran sebelum api muncul dan meluas.

Eko meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama instansi terkait menginventarisasi titik rawan kebakaran. Hasil pemetaan tersebut dapat menjadi dasar penentuan lokasi prioritas penempatan peralatan pemadam dan mesin pompa air.

“Saya sudah sampaikan ke pemerintah daerah untuk menginventarisir titik-titik atau potensi api di wilayah perkebunan masyarakat. Bantuan seperti alat pemadam dan mesin pompa air harus difokuskan dan dimaksimalkan di wilayah tersebut,” ujarnya.

Ia menilai, meskipun faktor cuaca tidak dapat dikendalikan, risiko dan dampak karhutla tetap dapat ditekan melalui perencanaan yang terukur. Selain itu, alokasi anggaran perlu diarahkan secara tepat sasaran agar upaya penanggulangan berjalan efektif.

Eko menyampaikan hal tersebut seusai menghadiri Rapat Paripurna ke-8 DPRD Seruyan pada Selasa (20/10/2026). Dalam kesempatan itu, ia juga mengingatkan pentingnya kesiapan pemerintah daerah menghadapi ancaman karhutla.

Kredit Redaksi
Catatan Redaksi: Artikel ini disusun melalui proses peliputan dan penyuntingan oleh tim redaksi. Namun, sebagai bentuk transparansi, kami menyatakan bahwa publikasi ini merupakan konten kemitraan berbayar yang keseluruhan isi dan narasinya mewakili kepentingan Pemerintah Kabupaten Seruyan.