
SERUYAN, TABALIEN.com – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda mengingatkan para pejabat di lingkungan pemerintah daerah agar mengembangkan kreativitas dan inovasi dengan tetap berpedoman pada regulasi, tujuan organisasi, serta visi dan misi pembangunan Kabupaten Seruyan.
Ia menegaskan, kepemimpinan yang efektif tidak hanya bergantung pada kemampuan mengelola pekerjaan, tetapi juga pada kecakapan menyelaraskan kebijakan, menggerakkan sumber daya organisasi, dan memastikan setiap langkah mendukung pencapaian tujuan pembangunan daerah.
Pesan tersebut disampaikan dalam sambutannya saat menekankan pentingnya perubahan pola pikir dan budaya kerja melalui pelatihan kepemimpinan.
Menurut Bupati, aparatur perlu terus meningkatkan kemampuan, mulai dari memahami pekerjaan dan bekerja secara sistematis hingga mengembangkan kreativitas serta menghasilkan inovasi yang bermanfaat. Namun, setiap gagasan baru harus tetap sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan sasaran organisasi.
“Setelah mengetahui apa itu kepemimpinan yang melayani, bagaimana berkomunikasi, berdialog, dan berinteraksi, kemudian melihat regulasi, tujuan organisasi, serta visi dan misi, di situlah tantangannya. Bapak dan Ibu harus kreatif dan inovatif,” pesan Ahmad Selanorwanda, Kamis (15/10/2026).
Bupati juga menilai komunikasi, dialog, dan interaksi yang baik menjadi bagian penting dalam kepemimpinan. Kemampuan tersebut diperlukan untuk menyatukan pemahaman, mengidentifikasi persoalan, serta menggerakkan potensi organisasi dalam mencapai tujuan bersama.
Ia menegaskan, setiap aparatur memiliki kesempatan untuk berkontribusi menciptakan perubahan positif tanpa harus menunggu menduduki jabatan tertinggi.
Karena itu, para pejabat diharapkan tidak sekadar menjalankan tugas secara rutin. Mereka juga perlu mampu membaca situasi, menetapkan prioritas, dan mencari pendekatan yang lebih efektif untuk menyelesaikan persoalan.
Bupati berharap pelatihan kepemimpinan dapat menghasilkan pemimpin yang tidak hanya cakap secara administratif, tetapi juga kreatif, inovatif, dan komunikatif. Para pejabat diharapkan mampu menerjemahkan arah kebijakan pembangunan daerah ke dalam pelaksanaan tugas di masing-masing perangkat daerah.
