PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Seorang pria berinisial SIK (68) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya di Jalan Pramuka IV, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Senin (29/6/2026) malam. Korban ditemukan dalam kondisi telah membusuk setelah warga mencium bau menyengat yang berasal dari rumah tersebut.

Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol Dedy Supriadi melalui Kasat Reskrim AKP Eka Palti Arie Putra Hutagaol membenarkan peristiwa tersebut. Warga mulai curiga setelah mencium aroma tidak sedap selama dua hari terakhir dari arah rumah korban.

Kecurigaan warga memuncak ketika terjadi pemadaman listrik di kawasan setempat. Aroma menyengat semakin tercium sehingga warga bersama Koordinator Keamanan Lingkungan dan Ketua RT memeriksa kondisi sekitar rumah.

Menurut keterangan kepolisian, pintu samping kanan rumah ditemukan dalam keadaan terbuka. Warga kemudian menghubungi layanan Call Center Kepolisian 110 sekitar pukul 21.30 WIB karena tidak berani memasuki rumah.

Petugas dari Piket Pamapta, Piket SPKT, Tim Inafis Satreskrim Polresta Palangka Raya, dan Tim Emergency Response Palangka Raya mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara serta melakukan identifikasi awal.

Korban ditemukan dalam posisi terlentang dengan kondisi tubuh telah membengkak. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, petugas tidak menemukan tanda kekerasan maupun kerusakan pada akses masuk rumah.

Di sekitar korban, petugas menemukan sejumlah barang yang berkaitan dengan kondisi kesehatannya, antara lain alat bantu pernapasan (inhaler), rekam medis, dan berbagai jenis obat-obatan.

Jenazah kemudian dievakuasi ke Ruang Jenazah RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya untuk dilakukan visum et repertum. Berdasarkan pemeriksaan medis sementara oleh dokter forensik dr. Devi Susanto, S.H., Sp.KF, korban diperkirakan meninggal sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan. Pemeriksaan tersebut juga tidak menemukan indikasi trauma akibat benda tumpul maupun benda tajam.

Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat penyakit jantung kronis dan beberapa kali menjalani perawatan di RSUD dr. Doris Sylvanus serta RS Muhammadiyah Palangka Raya. Korban juga pernah disarankan menjalani operasi bypass jantung, namun tindakan tersebut belum terlaksana.

Hingga berita ini ditulis, Satreskrim Polresta Palangka Raya menyatakan kematian korban disebabkan oleh penyakit yang dideritanya. Meski demikian, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi untuk melengkapi prosedur penyelidikan sebelum jenazah diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.