Telkomsel Dorong Pendidikan Non-Akademik Lewat Kompetisi Catur

Ilmupedia meluncurkan Chessnation 2025, kompetisi catur nasional.

Jakarta, Tabalien.com — Telkomsel melalui platform edukasi Ilmupedia resmi meluncurkan Chessnation 2025, sebuah kompetisi catur nasional berbasis daring yang terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Program ini menjadi bagian dari inisiatif Telkomsel Jaga Cita, yang menempatkan olahraga otak sebagai jalur strategis dalam memperkuat pendidikan non-akademik.

Didukung oleh platform pembelajaran Kuncie, Chessnation 2025 bukan sekadar ajang adu strategi di papan catur. Kompetisi ini dirancang untuk menanamkan nilai-nilai penting seperti konsentrasi, pengambilan keputusan, dan sportivitas—selaras dengan semangat Ilmupedia yang mengusung tagline “Pintar Itu Beragam”.

“Kami ingin membuka peluang bagi semua kalangan untuk mengembangkan bakat catur mereka. Kompetisi ini juga menjadi ruang inklusif bagi talenta dari berbagai latar belakang untuk menunjukkan kemampuan mereka,” ujar Adhi Putranto, Vice President Prepaid Consumer Marketing Telkomsel, dalam rilis resmi.

Format Kompetisi:

  • Babak Penyisihan: Dilaksanakan secara daring, 40 peserta terbaik akan lolos ke semifinal.
  • Babak Semifinal: Menyaring empat finalis terbaik.
  • Babak Final: Digelar langsung di Jakarta pada September 2025. Biaya transportasi dan akomodasi finalis ditanggung panitia.

Hadiah Pendidikan:

  • Juara 1: Rp5 juta
  • Juara 2: Rp3,5 juta
  • Juara 3: Rp2 juta
  • Juara 4: Rp1 juta
  • 40 semifinalis: Rp200 ribu + sertifikat

Syarat & Pendaftaran:

Peserta wajib menjadi pelanggan Telkomsel (SIMPATI, by.U, atau Telkomsel Halo), memiliki akun Lichess, dan membeli paket Ilmupedia 7D melalui aplikasi MyTelkomsel. Pendaftaran dibuka hingga 23 Agustus 2025 melalui ilmupedia.co.id/chessnation.