Logo Kategori

KUALA PEMBUANG, TABALIEN.com – Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyampaikan belasungkawa atas gugurnya tiga personel TNI Angkatan Darat dalam kecelakaan helikopter MI-17V5 saat menjalankan misi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Peristiwa tersebut terjadi di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Rabu (4/11/2026). Musibah ini menjadi duka mendalam sekaligus pengingat pentingnya keselamatan personel dalam setiap operasi penanggulangan karhutla.

Tiga personel yang gugur dalam kecelakaan tersebut yakni Letkol Cpn (Anm.) Dudi Firmansyah, Kapten Cpn (Anm.) Nurhafiz Akbar, dan Sertu (Anm.) Heri Prasetyo.

Bupati Ahmad Selanorwanda memberikan penghormatan atas pengabdian ketiga personel yang telah menjalankan tugas dalam upaya penanggulangan karhutla di wilayah Seruyan.

Pemerintah Kabupaten Seruyan juga menyampaikan simpati mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

Keselamatan Personel Jadi Perhatian Utama

Kecelakaan tersebut menjadi pengingat bahwa penanganan karhutla memiliki risiko tinggi. Personel di lapangan harus menghadapi kondisi medan yang sulit serta berbagai tantangan selama operasi pemadaman dan pengendalian kebakaran.

Di tengah keterlibatan berbagai unsur dalam penanganan karhutla, keselamatan petugas harus tetap menjadi prioritas.

Kesiapan sarana dan prasarana, kondisi operasional, serta koordinasi antarpihak menjadi aspek penting untuk mendukung kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan.

Peristiwa ini diharapkan menjadi perhatian bersama dalam memperkuat aspek keselamatan pada setiap operasi penanggulangan bencana, tanpa mengurangi semangat pengabdian para petugas yang berada di garis depan.

Kredit Redaksi
Catatan Redaksi: Artikel ini disusun melalui proses peliputan dan penyuntingan oleh tim redaksi. Namun, sebagai bentuk transparansi, kami menyatakan bahwa publikasi ini merupakan konten kemitraan berbayar yang keseluruhan isi dan narasinya mewakili kepentingan Pemerintah Kabupaten Seruyan.