KUALA KAPUAS, TABALIEN.com – Program Satu Miliar Satu Desa/Kelurahan telah terlaksana di Kabupaten Kapuas. Program ini dikelola dan didukung Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan). Program berjalan aktif sepanjang 2026 untuk mewujudkan visi Kapuas BERSINAR (Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman, dan Religius).

Sasaran pekerjaannya berupa jalan lingkungan di Jalan Sumatra, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.

Jain, warga Kelurahan Selat Hilir, menyampaikan terima kasih kepada pemerintah daerah yang melaksanakan program tersebut. Menurutnya, program itu memberi dampak nyata bagi warga kelurahan.

“Sebelum ada pembangunan jalan lingkungan ini, sekian lama kami melalui jalan yang bisa dibilang penuh lubak-lubak, walaupun sangat sulit. Kini jalan lingkungan ini sudah lebih baik dari sebelumnya karena adanya Program Satu Miliar Satu Desa/Kelurahan,” ujarnya.

Warga lain, H. Aman, juga menyebut kondisi jalan lingkungan kini lebih baik. “Alhamdulillah, jalan lingkungan kami sekarang sudah lebih baik dari sebelumnya. Berkendara roda dua pun sangat mudah dilalui karena jalan sudah sangat mulus,” ucapnya.

Jain, yang juga warga Jalan Sumatra, mengajak warga merawat dan memelihara jalan lingkungan itu sebaik mungkin agar bisa bertahan lama. Ia berharap pemerintah daerah melanjutkan pembangunan jalan lingkungan pada tahun-tahun mendatang.

FAQ

Apa nama program pembangunan yang dilaksanakan di Kabupaten Kapuas tersebut?
Nama programnya adalah Program Satu Miliar Satu Desa/Kelurahan.
Dinas apa yang mengelola dan mendukung pelaksanaan program tersebut?
Program tersebut dikelola dan didukung oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan).
Di mana lokasi pekerjaan jalan lingkungan yang disebutkan dalam artikel?
Pekerjaan jalan lingkungan tersebut berlokasi di Jalan Sumatra, Kelurahan Selat Hilir, Kecamatan Selat, Kabupaten Kapuas.
Bagaimana tanggapan warga setelah jalan lingkungan selesai dibangun?
Warga merasa senang dan terbantu karena jalan yang sebelumnya berlubang kini menjadi jauh lebih baik dan mulus sehingga mudah dilalui kendaraan roda dua.
Kredit Redaksi