Polda Kalteng minta Masyarakat Jaga Keamanan Jelang Pilkada 2024
Pasangan pertama, Abdul Razak dan Sri Suwanto, yang didukung oleh Partai Golkar, Gelora, Perindo, Partai Ummat, dan Partai Buruh, mendaftar pada hari kedua pendaftaran, 28 Agustus 2024. Abdul Razak, yang sebelumnya berpasangan dengan Perdie M Yoseph, kini bergabung dengan Sri Suwanto setelah Perdie mundur untuk mendukung kakaknya, Willy M Yoseph.
Pasangan kedua, Agustiar Sabran dan Edy Pratowo, mendaftar pada 29 Agustus 2024. Agustiar Sabran, politikus yang sebelumnya bergabung dengan PDIP sebelum berpindah ke Gerindra, berpasangan dengan Edy Pratowo, Wakil Gubernur petahana dari Partai Golkar. Mereka diusung oleh Partai Gerindra, PAN, PKS, PSI, dan PKN, dan berencana melanjutkan program “Kalteng Berkah.”
Selanjutnya, Willy M Yoseph dan Habib Ismail bin Yahya mendaftar ke KPU. Pasangan ini baru mendeklarasikan pencalonan sehari sebelum pendaftaran. Willy M Yoseph, yang sebelumnya berkompetisi melawan Habib Ismail bin Yahya dalam Pilkada 2015, kini maju bersama Habib Ismail untuk membawa perubahan bagi daerah.
Pasangan terakhir, Nadalsyah dan Supian Hadi, juga mendaftar. Nadalsyah, mantan Bupati Barito Utara, berpasangan dengan Supian Hadi, mantan Bupati Kotawaringin Timur. Pasangan ini diusung oleh PDIP, Demokrat, PPP, Hanura, dan Partai Garuda. Awalnya, Nadalsyah dipasangkan dengan Sigit K Yunianto, namun dinamika politik memaksa perubahan formasi dengan Supian Hadi menggantikan Sigit sebagai calon wakil gubernur.
Dengan mendaftar, masing-masing pasangan menunjukkan kesiapan mereka untuk berkompetisi dalam Pilkada 2024 di Kalimantan Tengah.











