Korban Kebakaran Trauma, Harap Bantuan Pemerintah
PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Ibu Atinah, warga yang menjadi korban kebakaran hebat di Gang Mandau, Jalan Kalimantan, Kota Palangka Raya, masih terlihat trauma saat menyaksikan puing-puing rumahnya yang hangus dilalap api pada Selasa (29/7/2025) dini hari.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, saat Atinah dan keluarganya sedang terlelap. Api tiba-tiba muncul dan dengan cepat merambat ke rumah-rumah di sekitarnya. “Saya tinggal bersama orang tua, adik, dan anak saya. Begitu api membesar, saya langsung membuka pintu dan menyelamatkan dua motor bersama adik saya. Barang lainnya tidak sempat kami selamatkan,” ujarnya.
Atinah mengisahkan bahwa salah satu orang tuanya tidak bisa berjalan dan harus merangkak keluar rumah untuk menyelamatkan diri. “Saya bantu orang tua saya mengesot sampai ke belokan. Setelah itu saya coba kembali ke rumah, tapi api sudah membakar separuhnya,” katanya.
Keluarganya kehilangan banyak barang berharga, termasuk laptop dan dompet berisi uang tunai. Menurut data Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Palangka Raya, peristiwa ini menghanguskan sedikitnya 16 rumah dan sejumlah barak.
Petugas pemadam kebakaran bersama warga berjibaku memadamkan api selama beberapa jam. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiil dalam kejadian ini diperkirakan sangat besar.
“Atas nama warga terdampak, saya berharap pemerintah segera memberikan bantuan, karena kami benar-benar kehilangan segalanya,” ujar Atinah penuh harap.
Ketua RT setempat telah mendata para korban dan berkoordinasi dengan pihak berwenang untuk penanganan lebih lanjut. Hingga kini, warga masih mengungsi dan menanti kepastian bantuan serta dukungan dari pemerintah daerah.










