BANJARMASIN, TABALIEN.comBadan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencatat enam orang meninggal dunia dari 103 orang yang telah dievakuasi dalam insiden Kapal Virgo Transport 8 di perairan Laut Jawa. Kapal yang membawa 243 orang tersebut hilang kontak sejak Minggu dini hari.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin selaku SAR Mission Coordinator, I Putu Sudayana, mengatakan enam korban meninggal dievakuasi oleh Kapal TB Mauhaw IX dan TB TCP. Seluruh korban yang dievakuasi MV Haida dilaporkan selamat.

Rincian Evakuasi Tiga Kapal

TB Mauhaw IX mengevakuasi 16 orang, terdiri atas 15 orang selamat dan satu orang meninggal dunia. TB TCP mengevakuasi 38 orang dengan rincian 33 orang selamat dan lima orang meninggal dunia.

MV Haida berhasil mengevakuasi 49 orang dan seluruhnya dinyatakan selamat. Dengan demikian, total korban yang telah dievakuasi mencapai 103 orang, terdiri atas 97 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.

Sebanyak 115 orang dari total 243 orang sempat disebut telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat maupun mendapat perawatan medis. Namun, data sementara Basarnas hingga Minggu pukul 12.00 Wita mencatat tim SAR gabungan baru mengevakuasi 103 orang.

Kronologi Hilang Kontak

Kapal Virgo Transport 8 saat berada di dermaga (docking).
Kapal Virgo Transport 8 saat berada di docking. (Foto: Istimewa)

Kapal Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Masalembo, Laut Jawa, pada Minggu sekitar pukul 02.00 Wita. Kapal itu mengalami kondisi listing sebelum akhirnya kehilangan kontak.

Kapal berangkat dari Pelabuhan Surabaya menuju Pelabuhan Banjarmasin pada Sabtu (12/9) pukul 06.52 waktu setempat. Basarnas kemudian memperkuat operasi pencarian dan pertolongan dengan mengerahkan unsur udara serta kapal SAR gabungan.

Berdasarkan manifes, kapal roro penumpang berbendera Indonesia ini memiliki tonase 8.540 GT. Kapal membawa 243 orang yang terdiri atas 30 kru, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet, ditambah muatan 89 kendaraan.

Sebanyak 16 orang yang dievakuasi TB Mauhaw IX, termasuk satu korban meninggal dunia, akan dibawa menuju Pelabuhan Tuban sesuai informasi dari nakhoda kapal. Sementara itu, 87 orang yang dievakuasi TB TCP dan MV Haida akan dibawa menuju Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Operasi SAR gabungan melalui unsur laut dan udara masih terus dilanjutkan untuk menyisir lokasi kejadian. Dari total 243 orang di Kapal Virgo Transport 8, masih terdapat 140 orang yang belum masuk daftar korban yang dievakuasi.

Posko Darurat di Pelabuhan Trisakti

Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banjarmasin mendirikan posko darurat di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk menangani insiden ini. Posko tersebut menjadi pusat koordinasi penanganan keadaan darurat, termasuk operasi pencarian dan penyelamatan serta pendataan orang yang berada di kapal.

Koordinasi dilakukan KSOP bersama Basarnas Banjarmasin, BUP PT Pelindo, Kantor Distrik Navigasi Banjarmasin melalui VTS, Kepanduan PT Pelindo III Banjarmasin, pihak keagenan kapal, dan keluarga korban.

Kepala KSOP Kelas I Banjarmasin Heri Purwanto mengatakan pihaknya langsung merespons laporan insiden tersebut. Ia menegaskan keselamatan seluruh orang di atas kapal menjadi prioritas utama.

“Kami telah merespons cepat laporan insiden yang dialami KM Virgo Transport 8 di wilayah perairan Masalembo. Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan seluruh pihak yang berada di atas kapal melalui pengerahan operasi penyelamatan yang terkoordinasi,” ujarnya.

Penyebab Masih Diselidiki

Dugaan penyebab insiden masih dalam tahap investigasi dan konfirmasi lebih lanjut. Faktor yang ditelusuri dapat berasal dari kondisi alam, teknis, maupun manusia.

Dampak insiden terhadap muatan, potensi pencemaran lingkungan, serta harta benda lainnya juga masih menjadi bagian dari proses penanganan dan investigasi. KSOP Kelas I Banjarmasin menyatakan akan terus memantau perkembangan penanganan insiden secara berkala dan menyampaikan informasi resmi sesuai perkembangan operasi pencarian, penyelamatan, serta hasil pendataan di lapangan.

Kredit Redaksi