DPRD Minta Petugas Siaga Hadapi Kemarau
PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Jati Asmoro, mendesak petugas dan relawan pemadam kebakaran mempertahankan kesiagaan menghadapi musim kemarau. Puncak musim kemarau diprediksi terjadi pada Juni hingga Agustus 2025.
“Petugas harus selalu siap. Kalau terjadi kebakaran hutan dan lahan, mereka bisa langsung bergerak cepat melakukan pemadaman,” kata Jati di Palangka Raya, Kamis (26/6/2025).
Jati mengingatkan potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap tinggi meski masih ada hujan di beberapa wilayah. Antisipasi dini diperlukan untuk mencegah bencana kabut asap seperti tahun-tahun sebelumnya terulang kembali.
“Petugas dan relawan adalah garda terdepan. Maka penting bagi mereka untuk tetap waspada, apalagi di daerah rawan kebakaran,” tegasnya.
Anggota dewan juga menekankan pentingnya memastikan seluruh peralatan pemadaman dalam kondisi optimal dan siap pakai. Ia menyarankan petugas dan relawan rutin melakukan pengecekan serta latihan penyemprotan agar alat tidak macet saat dibutuhkan.
“Jangan sampai karena lama tidak dipakai, alat jadi rusak. Latihan singkat tapi rutin itu sudah cukup,” ujarnya.
Selain kesiagaan petugas, Jati meminta pemerintah kota meningkatkan patroli di wilayah rawan kebakaran. Komunikasi antarwarga juga perlu diperkuat guna mempercepat laporan saat kebakaran terjadi.
“Kalau semua kompak, saya yakin Palangka Raya siap menghadapi musim kemarau dan mencegah karhutla. Mari bersama-sama kita cegah kabut asap,” tutupnya.
Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan menjadi prioritas utama mengingat dampak kabut asap dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan kesehatan warga Palangka Raya.












