
KUALA PEMBUANG, TABALIEN.com – Penerapan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di sejumlah wilayah Kabupaten Seruyan bukan berarti kegiatan pendidikan dihentikan.
Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan memastikan proses pembelajaran tetap berjalan dengan metode yang disesuaikan dengan kondisi wilayah dan situasi peserta didik.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Seruyan, Welduline, menegaskan guru tetap memiliki tanggung jawab memberikan pembelajaran meski siswa sementara tidak mengikuti kegiatan belajar secara tatap muka.
“PJJ bukan berarti kegiatan belajar dihentikan. Proses pembelajaran tetap dilaksanakan dengan metode yang disesuaikan. Kami meminta guru tetap memberikan materi dan pendampingan kepada siswa, sehingga hak anak untuk mendapatkan pendidikan tetap terpenuhi meskipun pembelajaran tidak dilakukan secara tatap muka,” jelas Welduline.
Komunikasi Guru, Siswa, dan Orang Tua
Welduline mengatakan sekolah perlu memastikan komunikasi antara guru, siswa, dan orang tua tetap terjaga selama PJJ berlangsung.
Guru dapat menggunakan metode pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan masing-masing sekolah maupun peserta didik.
Kebijakan tersebut sekaligus memberikan fleksibilitas dalam penyelenggaraan pendidikan di tengah kondisi lingkungan yang berbeda-beda antardaerah.
Dinas Pendidikan Seruyan akan terus memantau pelaksanaan PJJ dan melakukan penyesuaian apabila kondisi di lapangan berubah.
Dengan demikian, keselamatan peserta didik tetap menjadi perhatian utama, sementara proses pendidikan tetap dapat berlangsung.
