
KUALA PEMBUANG, TABALIEN.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Seruyan, Harsandi, mendorong pemerintah daerah menyusun grand design pembangunan wilayah hulu secara jelas dan terukur. Menurutnya, perencanaan tersebut penting agar pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan.
Harsandi mengatakan wilayah hulu memiliki kebutuhan pembangunan yang cukup kompleks, mulai dari akses jalan, pendidikan, kesehatan hingga pengembangan ekonomi masyarakat.
“Harus ada grand design yang jelas. Kita ingin tahu apa yang menjadi prioritas pembangunan hulu dan bagaimana targetnya ke depan,” kata Harsandi, Selasa (29/09/26).
Pembangunan Hulu Perlu Perencanaan Terukur
Menurut Harsandi, perencanaan yang matang akan membuat pembangunan lebih terarah sekaligus memudahkan pemerintah menentukan skala prioritas.
“Yang paling penting masyarakat di wilayah hulu juga harus merasakan pemerataan pembangunan. Mereka bagian dari Kabupaten Seruyan dan memiliki hak yang sama mendapatkan pelayanan dan infrastruktur yang layak,” ujarnya.
Dorongan terhadap perencanaan pembangunan wilayah hulu juga muncul dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Seruyan Hulu dan Kecamatan Suling Tambun yang digelar pada Februari 2026 di Tumbang Manjul.
Forum tersebut diarahkan untuk menyelaraskan kebutuhan masyarakat desa dengan prioritas pembangunan daerah. Pemerintah daerah juga menekankan pemerataan pembangunan desa, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi kerakyatan, serta pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Setiap usulan pembangunan dalam forum tersebut diminta diverifikasi secara objektif dan transparan agar program yang dijalankan memiliki dampak nyata serta indikator keberhasilan yang dapat diukur.
Infrastruktur Menjadi Bagian dari Prioritas
Kebutuhan infrastruktur juga menjadi bagian dari perhatian pembangunan wilayah hulu. Pada Juni 2026, Pemerintah Kabupaten Seruyan menempatkan sejumlah alat berat Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) di UPT Kecamatan Seruyan Hulu untuk mendukung pemeliharaan, peningkatan, dan pembangunan infrastruktur.
Dukungan tersebut antara lain diarahkan untuk ruas Rantau Pulut–Tumbang Manjul hingga Tumbang Langkai serta sejumlah wilayah lainnya yang masih menghadapi keterbatasan akses transportasi.
Harsandi berharap pembangunan wilayah hulu menjadi agenda bersama pemerintah, DPRD, masyarakat, dan dunia usaha.
“Tidak bisa pemerintah bekerja sendiri. Semua pihak harus ikut mengambil bagian,” pungkasnya.
