Banjir Murung Raya Meluas, Ribuan Warga Terdampak

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kalteng, Alpius Patanan. (Tabalien.com/IST)

Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Tjilik Riwut, Lian Adriani menjelaskan, BMKG memprediksi, pada 19-25 Oktober 2024 seluruh wilayah Kalimantan Tengah berpotensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang.

“Khusus untuk 22-25 Oktober 2024, hujan diprakirakan akan mengguyur Kabupaten Lamandau, Seruyan, Gunung Mas, dan Kapuas,” katanya.

Lian Adriani dari BMKG menambahkan bahwa beberapa faktor meteorologis seperti fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) berkontribusi pada peningkatan potensi hujan di wilayah tersebut.

“Fenomena MJO pada fase 4 secara spasial terpantau aktif. Selain itu, kami juga mengamati adanya daerah belokan angin dan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi di sekitar wilayah Kalimantan Tengah,” jelasnya.