
DANAU SEMBULUH, TABALIEN.com – Danau Sembuluh Ethnic Festival 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ruang promosi budaya dan wisata, tetapi juga membuka peluang usaha bagi pelaku UMKM serta menggerakkan perekonomian masyarakat.
Harapan tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Seruyan, Sukardi, saat menyampaikan sambutan Bupati Seruyan pada pembukaan festival di Desa Sembuluh I, Kecamatan Danau Sembuluh. Festival berlangsung pada 3–10 Oktober 2026.
Sukardi mengatakan, keterlibatan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan festival. Menurutnya, kegiatan yang menghadirkan masyarakat dan berbagai komunitas perlu membuka ruang ekonomi bagi warga sekitar.
“Kepada para pelaku UMKM dan masyarakat yang mengambil bagian dalam kegiatan ini, saya berharap festival ini dapat memberikan manfaat nyata, membuka peluang usaha, serta menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar,” ujar Sukardi.
Ia menilai Danau Sembuluh memiliki modal yang cukup kuat untuk dikembangkan, baik dari sisi kebudayaan maupun keindahan alam dan kehidupan masyarakatnya.
Karena itu, festival diharapkan menjadi sarana untuk memperkenalkan Danau Sembuluh kepada masyarakat yang lebih luas sekaligus mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat.
Sukardi juga menyampaikan apresiasi pemerintah kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap festival dapat terus dikembangkan sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
“Bersama kita kenalkan Danau Sembuluh, dan bersama kita gerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.
