Bezos Earth Fund Pelajari Pengelolaan Hutan Adat di Kinipan
KINIPAN, TABALIEN.COM – Tim dari Bezos Earth Fund (BEF), yayasan milik Jeff Bezos, mengunjungi Desa Kinipan, Kalimantan Tengah pada Sabtu (7/9/2024). Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari bagaimana masyarakat adat mengelola dan menjaga hutan mereka.
Andrew Steer, Presiden dan CEO Bezos Earth Fund, menyatakan apresiasi atas penerimaan hangat masyarakat Kinipan. “Kami di sini untuk belajar dari masyarakat adat tentang cara mereka menjaga hutan. Upaya yang dilakukan masyarakat adat sangat penting dalam melawan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan,” ujar Steer.
Selama kunjungan, tim Bezos Earth Fund mendengarkan penjelasan dari tokoh adat Kinipan, Effendi Buhing, tentang tradisi Dayak Tomun dan arti penting hutan bagi masyarakat adat. “Sejak lahir sampai meninggal, kami membutuhkan hutan karena semua yang kami butuhkan ada di sana,” jelas Buhing.
Steer menegaskan bahwa BEF tidak hanya tertarik pada aspek karbon, tetapi juga ingin membantu masyarakat dalam menjaga hutan serta meningkatkan aspek sosial dan ekonomi mereka.
Lord Goldsmith, mantan Menteri Lingkungan Hidup Inggris yang juga bergabung dalam rombongan, menyatakan keinginan mereka untuk belajar dari masyarakat adat dan mendengarkan pandangan mereka tentang alam.
Kunjungan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja sama antara BEF dan masyarakat adat Kinipan dalam upaya pelestarian hutan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
Tentang BFF
Bezos Earth Fund adalah sebuah inisiatif filantropi yang diluncurkan oleh Jeff Bezos, pendiri Amazon, pada Februari 2020. Tujuan utama dari dana ini adalah untuk mendukung upaya global dalam mengatasi perubahan iklim dan melindungi lingkungan. Dengan komitmen awal sebesar 10 miliar dolar AS, BFF berfokus pada pendanaan riset ilmiah, inovasi teknologi, dan program-program yang dapat membantu mengurangi emisi karbon dan dampak negatif dari perubahan iklim.












