Alami Dugaan Kekerasan Saat Aksi Damai, DPRD Kalteng Didesak Bertanggung Jawab

Seorang warga berdiri di depan gedung DPRD Provinsi Kalimantan Tengah di Jalan S Parman Palangka Raya, yang dipasangi kawat Berduri, Sabtu (12/4/2025).

Dalam kesempatan yang sama, Arthon menyinggung aksi demonstrasi penolakan UU TNI yang digelar sebelumnya di DPRD Kalteng. Dalam pidatonya di acara Halalbihalal Kebangsaan, dia mengkritik keras aksi yang disebutnya anarkis.

“Terjadi huru-hara, pecah pintu kaca gedung DPR, saya sebagai orang tua merasa terganggu oleh aktivitas mahasiswa seperti itu. Apakah seperti itu mahasiswa kita?” kata Arthon.

Menanggapi pernyataan tersebut, Bintang mendesak Arthon untuk konsisten dengan sikapnya.

“Kami kecewa dan mengecam keras aksi bar-bar dari orang-orang di lingkungan wakil rakyat itu. Kami mendesak pertanggungjawaban moral dan konsistensi antara ucapan dan perkataan,” tegasnya.