Warga Tumbang Samba Mulai Sadar Pentingnya Insulin untuk Kendalikan Diabetes

Petugas Medis di RS Pratama Tumbang Samba, dr. Adi Suciatma

“Komplikasi ringan saja sudah sangat mengganggu. Apalagi jika sudah menyasar organ vital,” ujarnya.

Insulin Tak Lagi Ditakuti

Kesadaran masyarakat untuk menggunakan insulin meningkat seiring dengan edukasi yang diberikan tenaga kesehatan serta dukungan dari pemerintah. Dulu, banyak yang salah paham dan menganggap suntikan insulin berbahaya atau menyebabkan ketergantungan.

“Padahal, justru tanpa pengobatan, kadar gula yang tinggi itulah yang secara perlahan merusak organ tubuh,” tegasnya.

Ia menambahkan, insulin diperlukan terutama bagi penderita diabetes yang sudah tidak cukup hanya dengan pola makan sehat dan obat oral. Suntikan insulin membantu menurunkan gula darah dan menurunkan risiko komplikasi.

Didukung Program BPJS Kesehatan

Selain kesadaran, peningkatan minat masyarakat juga dipicu oleh kemudahan akses insulin melalui Program Rujuk Balik (PRB) dari BPJS Kesehatan. Dengan program ini, penderita diabetes bisa mendapatkan insulin gratis di puskesmas, RS Pratama, atau klinik Pratama, tanpa perlu ke rumah sakit rujukan atau dokter spesialis.

“Asalkan pasien rutin berobat dan mengikuti prosedur, insulin akan tersedia gratis. Ini sangat membantu pasien di daerah,” jelasnya.

Cara Menggunakan Insulin Suntik dengan Benar

  • Ikuti petunjuk dokter. Baca instruksi pada kemasan sebelum menggunakan insulin. Untuk kondisi darurat seperti ketoasidosis diabetikum, insulin akan disuntikkan langsung oleh tenaga medis.
  • Suntik sebelum makan. Gunakan insulin 30 menit sebelum makan. Ganti lokasi penyuntikan secara berkala untuk mencegah iritasi.
  • Ikuti jadwal rutin. Lakukan penyuntikan sesuai jadwal dan cek kadar gula darah secara berkala untuk memastikan pengobatan efektif.
  • Jangan hentikan sendiri. Penghentian insulin tanpa izin dokter bisa menyebabkan hiperglikemia atau lonjakan gula darah yang berbahaya.

(Mth)