PLTS Terangi Keramba Ikan Toman, UPR Hadirkan Harapan Baru dari Sungai Pager
PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Keterbatasan listrik PLN tak lagi menjadi penghalang bagi pelaku usaha budidaya ikan Toman di kawasan lanting apung Sungai Pager, Rakumpit. Melalui program pengabdian kepada masyarakat, tim Universitas Palangka Raya (UPR) menghadirkan sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) off grid untuk mendukung aktivitas produksi di lokasi terpencil tersebut.
Tim pengabdian Universitas Palangka Raya (UPR) yang diketuai Yuniarta Basani, M.Si, bersama dua anggota—Yunus Pebriyanto, S.Pd., M.Si dan Decenly, S.Si., M.Si—hadir membawa lebih dari sekadar teknologi
Ketua tim, Yuniarta Basani, M.Si, mengatakan pemasangan PLTS bukan sekadar menghadirkan teknologi, tetapi meningkatkan kualitas kerja dan kenyamanan pelaku usaha.
“Penerangan malam hari memudahkan pekerjaan, penggunaan bor listrik mempercepat perbaikan keramba dan perahu, serta pengetahuan baru tentang perawatan baterai menumbuhkan rasa percaya diri,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).
Pemilik usaha menyebut perubahan sangat terasa setelah PLTS mulai beroperasi.
“Dulu kalau malam gelap, mau memperbaiki apa-apa susah. Sekarang ada lampu, ada tenaga, selalu ada cahaya di sepanjang malam. Ada semangat baru untuk bekerja,” ungkapnya.
Tim UPR memastikan pendampingan berkelanjutan agar sistem PLTS tetap terawat dan memberikan manfaat jangka panjang. Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa pemanfaatan energi terbarukan mampu memberdayakan masyarakat terpencil dan membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis budidaya ikan Toman. (Mth).












