Kenali Perbedaan Campak dan Alergi

Ilustrasi kulit kena campak

TABALIEN.com – Campak dan alergi sering kali disalahartikan sebagai kondisi yang sama karena gejalanya yang mirip. Namun, keduanya memiliki perbedaan yang signifikanmulai dari penyebab, gejala, hingga pengobatan dan pencegahannya. Berikut adalah penjelasan lengkap mengenai perbedaan antara campak dan alergi:

 

  1. Penyebab

Campak adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus Paramyxovirus, seperti Rubella dan Rubeola, yang dapat menular melalui percikan air liur penderita. Faktor risiko termasuk belum pernah divaksinasi dan memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah.

Sementara itu, alergi merupakan reaksi hipersensitivitas sistem imun terhadap zat-zat yang tidak berbahaya, seperti debu, bulu hewan, atau makanan tertentu. Penyebab alergi berbeda-beda pada setiap individu.

 

  1. Gejala

Gejala campak muncul 7–21 hari setelah terpapar virus dan mencakup ruam merah, demam, kelelahan, dan gejala mirip flu. Sedangkan, gejala alergi muncul segera setelah terpapar alergen, seperti gatal, ruam, hidung tersumbat, dan pada kasus alergi berat bisa menyebabkan sesak napas atau anafilaksis.

 

  1. Pengobatan

Campak biasanya sembuh dengan sendirinya jika penderita memiliki sistem kekebalan yang baik. Pengobatan yang diberikan meliputi suplemen vitamin A, obat penurun demam, dan istirahat. Untuk alergi, pengobatan utama adalah menghindari alergen dan menggunakan antihistamin untuk meredakan gejala.

  1. Pencegahan

Pencegahan campak dilakukan melalui imunisasi, sementara alergi hanya dapat dicegah dengan menghindari alergen.