Agustiar Hadiri Tasyakuran Hari Bakti Imigrasi

Gubernur Kalimantan Tengah bertepuk tangan saat menghadiri Tasyakuran Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Ke-1 di Palangka Raya pada Rabu (19/11/2024). (Foto: MMC Kalteng)

PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran menghadiri Tasyakuran Hari Bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Ke-1 di Aula Luar Rutan Kelas IIA Palangka Raya pada Rabu (19/11/2024).

Acara ini digelar untuk memperingati satu tahun perjalanan kementerian baru tersebut dalam Kabinet Merah Putih.

Kegiatan bertema “Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian Untuk Bangsa” menjadi penanda transformasi kelembagaan setelah Imigrasi dan Pemasyarakatan dipisahkan dari Kementerian Hukum dan HAM.

Momentum ini juga menjadi refleksi atas amanah menjaga kedaulatan negara dan pembinaan yang humanis.

Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Kalteng, I Putu Murdiana, menyampaikan peringatan ini merupakan simbol soliditas dan perubahan. Ia menekankan internalisasi nilai PRIMA sebagai panduan kerja seluruh jajaran.

“Momentum hari ini merupakan sejarah yang tidak hanya dimaknai perayaan dan kebanggaan, namun bakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Peringatan ini menandai lahirnya identitas baru sekaligus sebagai simbol soliditas dan semangat transformasi kelembagaan,” ujarnya.

Ia juga memaparkan capaian program akselerasi sesuai Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, termasuk peningkatan produktivitas warga binaan. Total premi yang diberikan mencapai Rp700.153.577.

Sementara itu, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan pentingnya kebersamaan berbasis nilai Huma Betang. Ia mengajak seluruh jajaran menerapkan filosofi Hasupa Hasundau dan Satu Ramin dalam pelayanan publik.

“Dengan Hasupa Hasundau maupun Satu Ramin, Insya Allah kita mudah membangun sinergi. Semangat inilah yang harus kita tularkan, khususnya jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Gubernur.

Agustiar juga mengapresiasi rencana pemberdayaan warga binaan di sektor pertanian lahan gambut. Ia berharap program vokasi tersebut dapat berkontribusi pada posisi Kalteng sebagai penyangga pangan nasional.

“Saya berharap ke depannya kita semakin kuat menyatukan tekad, melangkah membangun penduduk negara, menuju Indonesia Emas 2045. Satu langkah, satu semangat, satu kemenangan untuk masyarakat,” pungkasnya.

Acara ditutup dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah instansi, ramah tamah, dan foto bersama sebagai wujud komitmen memperkuat budaya kerja adaptif dan berintegritas. Acara turut dihadiri FORKOPIMDA, Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik H. Darliansyah, serta pimpinan OPD terkait.