Mengenal Marc Marquez: Legenda Hidup MotoGP dari Tanah Matador
TABALIEN.com – Marc Marquez telah mengukir namanya dengan tinta emas dalam sejarah MotoGP sebagai salah satu pebalap paling dominan sepanjang masa. Pembalap kelahiran Cervera, Spanyol, 17 Februari 1993 ini telah membuktikan dirinya sebagai sosok fenomenal di ajang balap motor dunia.
Perjalanan karirnya di kelas premier MotoGP dihiasi berbagai prestasi gemilang. Marquez tidak hanya dikenal karena koleksi gelar juara dunianya, tetapi juga gaya balapnya yang agresif dan spektakuler di atas motor.
Meski demikian, perjalanan menuju puncak kesuksesan bukanlah tanpa rintangan. Berbagai tantangan dan cedera serius pernah menghadang langkahnya. Namun, berkat semangat juang yang tak kenal lelah dan bakat alami yang luar biasa, Marquez selalu mampu bangkit dan membuktikan kelasnya sebagai pembalap elite.
Terkait kiprahnya di dunia balap, Aspira, salah satu merek suku cadang dari Astra, baru saja memperpanjang kontrak kerjasamanya dengan tim Gresini Racing untuk musim MotoGP 2024.
Jejak Prestasi Marc Marquez: Dari Rookie Sensasional Hingga Legenda MotoGP
Marc Marquez telah mengukir sejarah sebagai salah satu pembalap tersukses di ajang MotoGP. Pembalap kelahiran Spanyol ini mencatatkan berbagai prestasi gemilang, meski beberapa tahun terakhir harus berjuang melawan cedera serius yang menghalangi performanya di lintasan.
Perjalanan karirnya dimulai pada 2008 sebagai rookie di kelas 125cc. Marquez berhasil meraih gelar juara dunia pada 2010, yang mengantarkannya promosi ke kelas Moto2 tahun berikutnya. Meski sempat mengalami kecelakaan serius saat sesi latihan GP Malaysia, bakatnya yang luar biasa mengantarkan dia ke tim Repsol Honda pada 2013 menggantikan Casey Stoner.
Debutnya di kelas premier terbilang sensasional. Marquez menjadi juara dunia termuda MotoGP pada 2017 setelah meraih kemenangan keempatnya. Tahun 2014 menjadi musim emasnya dengan mencatatkan 10 kemenangan beruntun dan mengamankan gelar juara di Motegi.
Meski mengalami kesulitan pada 2015 dan kalah dari Jorge Lorenzo serta Valentino Rossi, Marquez berhasil bangkit. Setelah menata ulang mentalitasnya dan fokus pada konsistensi, ia kembali merebut gelar juara dunia MotoGP 2016.
Puncak prestasi Marquez terjadi pada 2019 ketika ia mengunci gelar Grand Prix kedelapannya di Thailand dengan performa yang sangat konsisten dan hanya satu kali DNF. Namun, cedera patah tulang humerus kanan di Jerez 2020 memaksanya absen hingga musim berakhir.
Setelah pemulihan panjang, Marquez kembali ke lintasan di Portimao 2021. Ia berhasil meraih kemenangan di Sachsenring, finis kedua di Aragon, serta meraih kemenangan back-to-back di Austin dan Misano. Sayangnya, gegar otak akibat kecelakaan saat latihan kembali menghambat langkahnya.
Musim 2023 dimulai dengan pole position dan posisi ketiga dalam Sprint di Portimao. Namun, kecelakaan yang melibatkan Oliveira pada hari Minggu memaksanya melewatkan tiga balapan.
Meski menghadapi berbagai tantangan dan cedera, semangat juang dan dedikasi Marquez terhadap olahraga balap motor tetap tak tergoyahkan. Pembalap dengan nomor 93 ini masih menjadi salah satu ikon MotoGP yang paling dihormati dan didukung penggemarnya. (Mth)













