Jelang Tutup Pendaftaran, 3.060 Atlet Terdaftar Porprov Kalteng

Foto tim Sekretariat KONI Kalteng sedang mengecek aplikasi pendaftaran atlet Porprov di Palangka Raya.

PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Sebanyak 3.060 atlet telah terdaftar mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Tengah melalui sistem pendaftaran daring hingga Sabtu (28/03/2026) pukul 17.00 WIB. Data tersebut dihimpun tim Sekretariat Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalteng bersama tim IT SEGA Porprov di Palangka Raya.

Jumlah tersebut mencapai sekitar 65 persen dari target pendaftaran atlet Porprov Kalteng. Dari total itu, sebanyak 3.005 atlet terdaftar pada cabang olahraga kompetisi dan 55 atlet pada cabang olahraga eksebisi.

Ketua Bidang Sekretariat KONI Kalteng, Wilson U Maseh, mengatakan hingga saat ini sebanyak 12 KONI kabupaten dan kota telah memasukkan data atlet ke sistem. Namun dua daerah, yakni Kabupaten Kotawaringin Timur dan Kabupaten Barito Selatan, masih belum melakukan pendaftaran.

“Update Sabtu sore ini, data atlet yang masuk ke sistem SEGA Porprov sudah mencapai 3.060 atlet. Semua kabupaten dan kota sudah mulai mendaftar, kecuali Kotim dan Barsel yang masih belum,” kata Wilson.

Ia menjelaskan Kabupaten Murung Raya baru mendaftarkan dua atlet. Menurutnya, kemungkinan daerah tersebut masih dalam tahap seleksi atlet sebelum dimasukkan ke sistem pendaftaran.

“Mungkin masih dalam proses seleksi sehingga baru dua atlet yang didaftarkan. Kami berharap nanti jumlahnya bisa bertambah,” ujarnya.

Wilson menambahkan waktu pendaftaran tahap pertama masih tersisa sekitar 12 hari sebelum ditutup pada 10 April 2026. Pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada KONI daerah agar segera melengkapi pendaftaran atlet.

“Kami juga menyampaikan jika ada kendala teknis pada sistem pendaftaran, segera berkoordinasi dengan KONI Kalteng agar bisa segera dievaluasi,” katanya.

Selain melakukan pembaruan data, tim sekretariat juga mulai menyiapkan rekapitulasi dokumen persyaratan atlet yang telah terdaftar. Rekapitulasi tersebut nantinya akan dilaporkan kepada pengurus KONI Kalteng sebagai dasar pelaksanaan pendaftaran tahap kedua.

“Nanti setelah proses rekapitulasi selesai, akan kami sampaikan ke pengurus KONI Kalteng untuk menentukan tahapan berikutnya sebagai bagian dari evaluasi persiapan Porprov,” jelasnya.

Ia juga mengimbau pengurus cabang olahraga tingkat provinsi maupun kabupaten/kota agar memperkuat koordinasi dengan KONI daerah. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari kesalahan dalam proses pendaftaran atlet.

“Silakan terus berkoordinasi dengan KONI daerah sebagai penanggung jawab pendaftaran. Jika ada yang belum jelas, segera hubungi KONI Kalteng supaya bisa dilakukan evaluasi dan perbaikan,” ujarnya.

Sebagai perbandingan, Porprov XII Kalimantan Tengah yang digelar di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur pada 2023 diikuti sebanyak 4.619 atlet. Jumlah tersebut belum termasuk sekitar 2.000 official dan pengurus KONI daerah.

Untuk pelaksanaan Porprov tahun 2026, KONI Kalteng menyebut persiapan menghadapi sejumlah tantangan, termasuk kondisi efisiensi anggaran daerah yang berdampak pada kegiatan olahraga di tingkat kabupaten dan kota.