PENA Kalteng Dorong Transparansi Data Pendidikan
PALANGKA RAYA, TABALIEN.com – Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah menyatakan PENA Kalteng memungkinkan masyarakat menyampaikan laporan atau permohonan informasi melalui sistem yang terhubung ke WhatsApp resmi Disdik. Langkah ini diambil untuk memperluas partisipasi masyarakat dalam pembangunan pendidikan.
Pelaksana Tugas Kepala Disdik Kalteng Reza Prabowo menjelaskan PENA Kalteng dirancang untuk meningkatkan mutu pendataan pendidikan dengan memanfaatkan teknologi informasi. Ia menekankan platform ini mendukung tata kelola pendidikan yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis data.
Reza mengatakan Disdik terus berupaya mewujudkan keterbukaan informasi, termasuk melalui optimalisasi PENA Kalteng. Program strategis ini telah diuji aksesnya oleh 401 operator sekolah dan menggunakan domain resmi yang mendapat izin Diskominfo.
Platform tersebut menyajikan empat entitas utama data pendidikan yaitu sekolah, sarana prasarana, guru, dan siswa. Sistem ini membantu pemantauan pembangunan sektor pendidikan dan mendukung pengambilan keputusan dalam perencanaan ke depan.
Reza menambahkan sejak akhir 2023, langkah awal keterbukaan informasi dilakukan dengan membuka akses data pendidikan seluas-luasnya kepada publik. “Kami ingin bukan hanya keluarga besar sekolah yang tahu kondisi sekolahnya, tetapi seluruh masyarakat Kalimantan Tengah bahkan Indonesia bisa melihat bagaimana keadaan sekolah-sekolah kita,” ujarnya.
Transparansi dilakukan dengan membuka proses dan data layanan pendidikan yang layak disampaikan kepada publik, serta mengundang masyarakat untuk memberikan masukan.











